Fenerbahce Kirim Utusan ke Milan, Negosiasi Transfer Rafael Leao Makin Panas
Baca dalam 60 detik
- Fenerbahce mengirim delegasi ke Milan untuk negosiasi langsung transfer Rafael Leao dengan nilai maksimal 40 juta euro.
- Milan menolak opsi pinjaman dengan kewajiban beli dan hanya mau melepas Leao dengan tebusan minimal 40 juta euro.
- Leao masih dalam masa liburan usai Piala Dunia, namun dipanggil tur pramusim ke Australia jika kesepakatan belum tercapai.

Fenerbahce mengambil langkah konkret dengan mengirim delegasi langsung ke markas AC Milan untuk merundingkan transfer bintang Portugal, Rafael Leao. Langkah ini menegaskan keseriusan klub Super Lig Turki tersebut dalam perburuan pemain yang jelas-jelas akan meninggalkan San Siro pada bursa musim panas ini.
Dilansir dari Sportitalia dan pakar transfer Turki Yagiz Sabuncuoglu, pesawat yang membawa direktur Cihan Kamer dan timnya mendarat di Bandara Malpensa, Milan, pada Senin malam (27/7/2026) waktu setempat. Kedatangan mereka bertujuan membahas biaya transfer dan persyaratan pribadi dengan manajemen Milan serta agen Leao.
Menurut laporan, Fenerbahce berupaya mendapatkan Leao dengan nilai transfer maksimal 40 juta euro. Angka tersebut merupakan batas minimal yang dipatok Milan untuk melepas pemain berusia 27 tahun itu. Klub asal Italia tersebut juga menolak opsi peminjaman dengan kewajiban pembelian, yang berarti setiap tawaran harus bersifat permanen atau setidaknya dengan struktur pembayaran yang jelas.
โMilan tidak akan menerima tawaran pinjaman dengan opsi beli. Mereka ingin penjualan langsung atau minimal jaminan transaksi,โ tulis akun resmi Sportitalia di media sosial.
Keputusan Leao untuk hengkang sudah menjadi rahasia umum. Namun, gelombang tawaran yang diharapkan Milan belum juga datang. Hanya klub-klub Turki yang menunjukkan minat serius. Galatasaray dan Benfica sempat dikaitkan, tetapi negosiasi dengan Benfica mulai meredup setelah pembicaraan dengan Mohamed Salah yang berstatus bebas transfer mandek. Hingga kini, Fenerbahce menjadi yang terdepan dengan mengirim langsung delegasi ke Italia.
Kabar ini menarik perhatian publik sepak bola Indonesia yang kerap mengikuti pergerakan bintang Eropa ke liga-liga non-top. Jika transfer jadi terwujud, Leao akan menjadi salah satu pemain termahal yang bergabung dengan klub Turki dalam beberapa tahun terakhirโsebuah fenomena yang jarang terjadi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana klub-klub lokal cenderung mendatangkan pemain dari level lebih rendah.
Leao saat ini masih dalam masa liburan usai membela Portugal di Piala Dunia 2026. Ia diketahui berada di Brasil untuk mempromosikan lini pakaian miliknya. Meski demikian, Milan telah memanggilnya untuk mengikuti tur pramusim di Australia akhir pekan ini. Jika kesepakatan transfer belum tercapai, ia diharapkan terbang langsung ke Australia bergabung dengan rekan setimnya. Namun, jika Fenerbahce berhasil menyelesaikan negosiasi cepat, Leao mungkin tidak akan lagi berseragam merah-hitam.
Konteks ini memperlihatkan dinamika bursa transfer yang tidak selalu berjalan mulus. Milan berharap banyak klub dari liga top Eropa berlomba mendapatkan Leao, namun kenyataannya hanya tim dari Turki yang bergerak cepat. Pertanyaannya, akankah Leao memilih petualangan baru di Istanbul, atau masih ada klub lain yang muncul di menit-menit akhir?



