Bungkam Brasil Lewat Adu Penalti, Tim FA7 Indonesia Melaju ke Final Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Tim FA7 Indonesia mengalahkan Brasil 2-1 dalam adu penalti setelah imbang 3-3 di semifinal IFA7 World Championship 2026.
- Kemenangan ini menjadi sejarah karena Indonesia mampu menaklukkan raksasa sepak bola tanpa pemain naturalisasi.
- Garuda FA7 akan berhadapan dengan tuan rumah Honduras di final, berpeluang meraih gelar juara dunia.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7454786/original/093852500_1780229249-WhatsApp_Image_2026-05-31_at_17.20.43.jpeg)
Tim FA7 Indonesia memastikan satu tempat di partai puncak IFA7 World Championship 2026 setelah menundukkan Brasil melalui adu penalti dengan skor 2-1, Minggu (31/5). Pertandingan yang berlangsung di Honduras itu berakhir 3-3 setelah waktu normal, memaksa kedua tim menyelesaikan laga lewat titik putih.
Sepanjang pertandingan, Indonesia mampu menunjukkan permainan yang solid meskipun Brasil mendominasi penguasaan bola. Tiga gol Garuda FA7 dicetak oleh Tiriec Adriano Manuri, Desman Wakerkwa, dan Adriano. Brasil terus menekan, namun pertahanan Indonesia yang disiplin membuat skor bertahan imbang hingga peluit panjang.
Drama adu penalti berlangsung menegangkan. Enam penendang dari masing-masing tim harus turun setelah skor masih imbang 1-1. Safiyudin Timin, pemain asal Bandung, menjadi pahlawan setelah berhasil menjebol gawang Brasil sebagai eksekutor terakhir Indonesia. Kemenangan ini disambut euforia pemain, ofisial, dan pendukung yang hadir.
Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro, menyebut pencapaian ini luar biasa. โIndonesia mampu melibas Brasil. Pemain FA7 Indonesia sangat dahsyat. Semoga di final Indonesia meraih hasil terbaik,โ ujarnya. Direktur Teknik sekaligus pelatih, Nelson Leon Sanchez, juga mengapresiasi kerja keras pemain yang tampil maksimal di level internasional.
Vice President FA7 Indonesia, Ari Permata Nainggolan, mengungkapkan rasa syukur. โMimpi bangsa ini mengalahkan Brasil dalam sepak bola akhirnya terwujud. Proses seleksi berjalan baik, dari 135 pemain terseleksi menjadi 14 pemain terbaik yang harus kita dukung,โ katanya. Kemenangan ini semakin istimewa karena Indonesia tidak diperkuat pemain naturalisasi.
Dengan hasil ini, Indonesia hanya berjarak satu langkah lagi dari gelar juara dunia. Final melawan tuan rumah Honduras akan menjadi ujian terberat. Akankah Garuda FA7 mampu mengulang kejutan dan membawa pulang trofi? Seluruh mata akan tertuju pada laga puncak yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

