Nova Arianto Hadapi Tiga Pelatih Beken di Grup A Piala AFF U-19 2026
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam pada Piala AFF U-19 2026.
- Nova Arianto akan beradu taktik dengan Ryuji Sueoka (Myanmar), Emral Abus (Timor Leste), dan Yutaka Ikeuchi (Vietnam).
- Turnamen berlangsung 1-13 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, harus melewati ujian berat di fase grup Piala AFF U-19 2026 setelah tiga lawan di Grup A masing-masing ditangani pelatih berpengalaman, termasuk dua juru taktik asal Jepang dan satu rekan senegara.
Turnamen kelompok umur paling bergengsi se-Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 1 hingga 13 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang. Garuda Muda, julukan timnas U-19, membawa 23 pemain dan akan memulai laga perdana melawan Myanmar U-19 pada Senin (1/6/2026) pukul 20.00 WIB.
Persaingan di Grup A diprediksi berjalan sengit. Selain Indonesia, grup ini dihuni Myanmar U-19, Timor Leste U-19, dan Vietnam U-19. Seluruh tim disebut datang dengan persiapan matang, dan faktor pelatih menjadi salah satu kunci utama.
Myanmar U-19 diasuh Ryuji Sueoka, pelatih asal Jepang berusia 47 tahun yang bergabung pada Februari 2025. Sebelum menangani tim U-19, Sueoka pernah memimpin Myanmar U-17 dan menjadi asisten pelatih Myanmar U-22. Bersama Myanmar U-17, ia mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan di Kualifikasi Piala Asia U-17, dengan sembilan gol dicetak dan tiga kebobolan. Karier sebelumnya termasuk sebagai pemandu bakat di Ehime FC serta asisten pelatih Ehime FC U-18 dan Yokohama SCC.
Lawan kedua Indonesia adalah Timor Leste U-19 yang dilatih Emral Abus, pelatih asal Indonesia berusia 67 tahun. Emral bukan nama baru di sepak bola Timor Leste; ia pernah menangani tim U-23, U-20, dan tim putri U-17 negara tersebut. Selain itu, ia menjabat sebagai Director Coach Education yang membawahi program pembinaan putra dan putri. Duel antara Nova Arianto dan Emral Abus akan terjadi pada Kamis (4/6/2026) malam WIB di stadion yang sama.
Vietnam U-19 menjadi lawan terakhir di fase grup dan dipandang sebagai ancaman serius. Tim asuhan Yutaka Ikeuchi, pelatih Jepang lainnya, datang dengan pengalaman mentereng. Ikeuchi memulai karier kepelatihan pada 2008 dan pernah menangani Timnas Jepang U-17 pada 2008-2011. Sebelum ke Vietnam, ia menjadi pelatih akademi Timnas Jepang dari 2018 hingga 2024. Di Vietnam, ia pertama kali datang sebagai penasihat teknis tim U-17 pada Februari 2025, lalu dipercaya menangani tim U-20 dan U-18. Pengalamannya dalam pembinaan usia muda membuat Vietnam diyakini sebagai salah satu kandidat juara.
Bagi Nova Arianto, turnamen ini menjadi ajang pembuktian setelah sebelumnya menangani tim usia muda Indonesia. Pertemuannya dengan dua pelatih Jepang yang memiliki latar belakang kuat di pembinaan usia dini akan menjadi ujian strategi yang menarik. Sementara itu, duel dengan Emral Abus menambah dimensi persaingan antar-sesama pelatih Indonesia di kancah regional.
Piala AFF U-19 2026 tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga barometer perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara. Dengan komposisi pelatih yang bervariasi, turnamen ini diprediksi menyajikan pertandingan ketat dan penuh taktik. Akankah Nova Arianto mampu membawa Garuda Muda melaju ke semifinal? Jawabannya akan terjawab dalam dua pekan ke depan.



