Nova Arianto: Arkhan Kaka Kembali ke Jalur Percaya Diri Jelang Piala AFF U-19
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Nova Arianto mengklaim Arkhan Kaka menunjukkan peningkatan mental signifikan selama pemusatan latihan di Sleman, dengan torehan dua gol dalam dua uji coba.
- Penyerang 18 tahun itu sempat menjadi sasaran kritik usai tampil di Piala Dunia U-17 2023 dan Piala AFF U-19 2024, serta minim kontribusi di klub Persis Solo.
- Piala AFF U-19 2026 di Medan menjadi momentum kebangkitan Kaka, yang diharapkan bisa menikmati permainan dan membawa Indonesia lolos dari Grup A.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4781588/original/045983700_1711120094-20240322AA_Timnas_Indonesia_U-20_Vs_China_U-20-13.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, memastikan Arkhan Kaka masuk dalam skuad Garuda Muda untuk Piala AFF U-19 2026 setelah menunjukkan perubahan mentalitas yang signifikan selama pemusatan latihan di Sleman. Keputusan ini diumumkan PSSI pada Jumat (29/6/2026) bersamaan dengan rilis 23 pemain yang akan berlaga di Medan, Sumatra Utara, pada 1-13 Juni 2026.
Dalam dua laga uji coba yang dijalani, Kaka menyumbang dua gol. Nova menilai hal itu sebagai bukti bahwa pemain berusia 18 tahun tersebut mulai menemukan kembali rasa percaya diri yang sempat pudar. "Sejak pertama bergabung, fokus saya adalah mengubah sisi motivasi dan mentalitas Kaka. Saya yakin dia punya potensi besar, dan selama dua pekan TC ini, saya melihat wajah yang berbeda dari sebelumnya," ujar Nova kepada awak media, Sabtu (30/5/2026).
Perjalanan karier Arkhan Kaka memang tidak selalu mulus. Striker kelahiran Blitar, 2 September 2007, itu sempat menjadi langganan timnas sejak kelompok umur U-16 hingga senior. Namun, penampilannya di Piala Dunia U-17 2023 dan Piala AFF U-19 2024 menuai kritik tajam dari netizen. Peluang yang gagal dimaksimalkan dan selebrasi gol kontroversial saat melawan Panama menjadi sorotan. Di level klub, performanya bersama Persis Solo pada BRI Super League 2025/2026 juga belum gemilang: hanya satu gol dan satu assist dari 17 penampilan.
Nova Arianto mengakui bahwa tekanan publik sempat memengaruhi mental Kaka. Oleh karena itu, ia sengaja memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis sang pemain. "Saya ingin Kaka lebih enjoy, lebih bisa menikmati permainan di lapangan. Turnamen ini harus menjadi momentum kebangkitannya," tegas pelatih asal Semarang itu. Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam. Sebagai tuan rumah, Garuda Muda diharapkan bisa lolos ke babak selanjutnya.
Keputusan membawa Kaka juga didasari oleh kebutuhan akan penyerang bertubuh tinggi yang bisa menjadi target man. Dengan postur 188 cm, Kaka dianggap cocok untuk skema permainan bola-bola atas. Nova optimistis perubahan mentalitas yang sudah terlihat akan berlanjut di turnamen resmi. "Saya sangat senang dengan perkembangannya. Harapannya, Kaka bisa tampil maksimal dan terus berproses lebih baik lagi," pungkasnya.
Piala AFF U-19 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Arkhan Kaka untuk menjawab keraguan publik. Akankah ia mampu memanfaatkan kesempatan ini dan kembali menjadi andalan di lini depan? Jawabannya akan terlihat dalam waktu dekat di Medan.



