Freya Kemp Bawa Inggris Samakan Kedudukan, India Terancam di Seri T20
Baca dalam 60 detik
- Pemain serba bisa Freya Kemp mencetak 39 run dari 13 bola dan mengambil 2 wicket untuk membawa Inggris menang 26 run atas India di Bristol.
- Kemenangan ini menyamakan kedudukan 1-1 dalam seri tiga pertandingan, setelah Inggris tampil buruk di laga pertama.
- Seri penentuan di Taunton pada Selasa akan menjadi ujian penting bagi kedua tim menjelang Piala Dunia T20 Wanita.

Penampilan gemilang Freya Kemp menjadi pembeda saat Inggris membalikkan keadaan dan mengalahkan India dengan selisih 26 run pada pertandingan kedua seri T20 di Bristol, Sabtu (15/6). Kemenangan ini menyamakan kedudukan 1-1 dan memastikan seri berlanjut ke laga penentuan di Taunton.
Inggris yang tampil tanpa daya pada laga pertama seolah akan kembali menuai kekalahan setelah hanya mampu mencetak 34 run dalam enam over pertama. Namun, ledakan Kemp di akhir babak mengubah segalanya. Masuk saat timnya berada di 116-4 pada over ke-17, pemain berusia 21 tahun itu melesakkan 24 run dari over terakhir untuk menutup skor 39 tidak terkalahkan dari 13 bola. Total Inggris mencapai 168-5—angka yang sebelumnya tampak mustahil.
India memulai pengejaran dengan solid, mencapai 70-1 pada over kesembilan. Smriti Mandhana yang tampil apik (32 run) menjadi ancaman utama. Namun, Kemp yang baru pulih dari cedera punggung selama lebih dari setahun, kembali menunjukkan taringnya dengan memecahkan kemitraan Mandhana. Wicket itu menjadi titik balik; Charlie Dean dan Sophie Ecclestone kemudian mencekik laju run India, diikuti runtuhnya tiga wicket dalam waktu singkat.
Bagi Indonesia, pertandingan ini menyoroti pentingnya pemain serba bisa yang mampu mengubah momentum—pelajaran berharga bagi pengembangan kriket domestik yang masih mencari figur serupa. Kemampuan Kemp pulih dari cedera panjang dan langsung tampil dominan juga menjadi studi kasus manajemen pemain muda.
Pelatih Inggris Charlotte Edwards mendapat pembenaran atas keputusannya mempertahankan Kemp meski riwayat cederanya panjang. Sebaliknya, performa lini atas Inggris masih memprihatinkan: Danni Wyatt-Hodge hanya 29 dari 25 bola, sementara kapten Heather Knight (18 dari 14) terus dipertanyakan tempatnya. India pun bukannya tanpa cela—kapten Harmanpreet Kaur gagal bersinar, dan Yastika Bhatia yang cemerlang di laga pertama hanya mampu 33 run.
Dengan Piala Dunia T20 Wanita yang akan digelar di Inggris mulai 12 Juni, hasil ini menjadi suntikan moral besar bagi tuan rumah. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah. Laga penentuan di Taunton pada Selasa akan menjadi ujian sesungguhnya: mampukah Inggris mempertahankan momentum, atau India bangkit kembali?



