Jalan Terjal Timnas U-20 Menuju Piala Asia: Lawan-Lawan AFF Bukan Jaminan Mudah
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 bersama Laos, Malaysia, dan Australia, yang semuanya merupakan anggota AFF.
- Pengamat sepak bola menilai persaingan tidak akan mudah karena Malaysia, Laos, dan Australia memiliki progres positif di level usia muda.
- Peluang lolos tetap ada melalui jalur juara grup atau runner-up terbaik, namun persiapan di Piala AFF U-19 menjadi tolok ukur utama.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522175/original/069914600_1772723013-IMG-20260305-WA0074.jpg)
Timnas Indonesia U-20 harus melewati jalan berliku jika ingin tampil di putaran final Piala Asia U-20 2027 di China. Dalam babak kualifikasi yang akan berlangsung di Vientiane, Laos, pada 31 Agustus hingga 6 September 2026, skuad asuhan Nova Arianto tergabung di Grup H bersama tuan rumah Laos, Malaysia, dan Australia—juara bertahan edisi 2025. Meski ketiga lawan berasal dari sub-konfederasi yang sama, AFF, bukan berarti tiket ke China mudah diraih.
Menurut pengamat sepak bola senior, Gusnul Yakin, anggapan bahwa sesama anggota AFF lebih mudah ditaklukkan adalah jebakan. Malaysia, misalnya, tengah membangun kembali fondasi sepak bola usia muda. Buktinya, mereka menjadi runner-up Piala AFF U-17 tahun lalu. Laos juga menunjukkan peningkatan signifikan dengan mengadopsi filosofi sepak bola Jepang. Sementara Australia, sebagai juara bertahan, memiliki motivasi ekstra untuk tampil di Piala Asia U-20 untuk kesebelas kalinya secara beruntun.
Kualifikasi kali ini bisa dibilang merupakan lanjutan dari Piala AFF U-19 yang akan digelar di Medan pada 1–13 Juni 2026. Bedanya, di turnamen AFF nanti, Indonesia tidak satu grup dengan Malaysia dan Australia, serta Laos absen. Namun, tim analisis Indonesia memiliki kesempatan mengamati permainan calon lawan di ajang tersebut. Pelatih Nova Arianto telah memulai pemusatan latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pada 3–5 Maret 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi kedua turnamen.
Kesiapan tim racikan Nova Arianto akan teruji di Piala AFF U-19. Gusnul Yakin menilai, jika Indonesia tampil gemilang di Medan, optimisme untuk lolos ke Piala Asia bisa meningkat. Namun, ia juga mengingatkan bahwa komposisi pemain yang dimiliki Nova cukup kompetitif untuk bersaing dengan tiga lawannya. "Edisi lalu kita tampil di Piala Asia U-20. Nova Arianto harus bisa menebus kegagalan Indra Sjafri. Jika sulit jadi juara grup, setidaknya masih ada peluang sebagai salah satu dari tujuh runner-up terbaik," jelasnya.
Dengan sistem kualifikasi yang hanya menyediakan tiket bagi juara grup dan tujuh runner-up terbaik, setiap pertandingan menjadi krusial. Indonesia tidak hanya harus mengalahkan lawan-lawan AFF, tetapi juga perlu meraih selisih gol yang baik. Pertanyaan besarnya: apakah Nova Arianto mampu membawa Garuda Muda terbang tinggi di Laos dan menembus China tahun depan?



