Aston Villa Siapkan Dana Rp600 Miliar untuk Rekrut Bintang Galatasaray
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa akan menggelar negosiasi tatap muka dengan Galatasaray untuk merekrut gelandang serang Gabriel Sara dengan nilai transfer mencapai €35 juta.
- Kedatangan Sara diharapkan menambah daya gedor lini tengah Villa yang musim depan akan tampil di Liga Champions, setelah finis keempat Premier League.
- Kesepakatan sudah mendapat lampu hijau dari semua pihak, tinggal menunggu finalisasi rincian biaya dan kontrak pribadi dalam beberapa hari ke depan.
Aston Villa bergerak cepat di bursa transfer musim panas setelah memastikan tiket Liga Champions. Klub asal Birmingham itu dikabarkan akan menggelar pertemuan langsung dengan Galatasaray untuk menyelesaikan transfer gelandang serang asal Brasil, Gabriel Sara, yang nilainya diperkirakan mencapai €35 juta atau setara Rp600 miliar.
Menurut laporan media Turki yang dikutip Sport Witness, ketiga pihak—Villa, Galatasaray, dan pemain—telah menyetujui prinsip transfer tersebut. Kini tinggal menunggu negosiasi rincian biaya dan kontrak pribadi yang dijadwalkan rampung dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Villa untuk tidak sekadar menjadi peserta, tetapi juga kompetitor serius di kompetisi antarklub tertinggi Eropa.
Gabriel Sara, 25 tahun, bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Inggris. Mantan gelandang Norwich City itu menghabiskan dua musim di Championship sebelum pindah ke Galatasaray pada 2024. Musim ini ia tampil 27 kali di Super Lig, mencetak lima gol dan empat assist. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang (nomor 10) atau lebih dalam menjadi nilai tambah yang dicari Unai Emery untuk menambah variasi serangan.
Keputusan Villa berburu gelandang baru tak lepas dari jadwal padat musim depan. Selain Premier League, mereka harus berlaga di Liga Champions—sebuah tantangan yang membutuhkan kedalaman skuad. Manajer Unai Emery sadar betul bahwa timnya perlu tambahan amunisi, terutama di lini tengah yang menjadi motor serangan. Kehadiran Sara diharapkan bisa meringankan beban Youri Tielemans dan John McGinn yang kerap menjadi andalan.
Di sisi lain, performa gemilang Villa di akhir musim turut mendongkrak moral tim. Striker andalan Ollie Watkins baru saja mencetak dua gol kemenangan atas Manchester City di pekan terakhir Premier League, sekaligus mengamankan posisi keempat. Watkins, yang sempat dicoret dari skuad Inggris pada Maret, kini justru mendapat panggilan untuk Piala Dunia 2026 dari pelatih Thomas Tuchel. Emery menyebut Watkins sebagai "pejuang" yang pantas mendapatkan momennya.
“Dia seorang petarung. Cara dia menyelesaikan musim ini luar biasa,” puji Emery. “Bahkan di menit-menit akhir, dia tetap lapar mencetak gol. Saya pikir sekarang adalah waktunya.”
Selain Sara, Villa juga dikaitkan dengan winger Real Betis, Abde Ezzalzouli, sebagai bagian dari rencana memperkuat lini depan. Namun, prioritas saat ini tetap pada gelandang Brasil tersebut. Jika transfer beres, Sara akan menjadi rekrutan pertama Villa di musim panas ini—sebuah pernyataan niat bahwa mereka tidak ingin hanya menjadi tim papan atas musim lalu.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Villa menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub Liga Inggris berburu pemain dari liga alternatif seperti Turki. Ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, bahwa talenta berkualitas tidak melulu berasal dari lima liga top Eropa. Pertanyaannya, akankah Sara mampu beradaptasi dengan kerasnya Premier League? Atau justru menjadi bukti bahwa Super Lig adalah ladang pemain underrated?



