Cara Delevingne: Musik Adalah Buah dari Perjalanan Menuju Ketenangan
Baca dalam 60 detik
- Cara Delevingne merilis album debut setelah menandatangani kontrak dengan Warner Music, dengan dua lagu pertama dirilis Jumat ini.
- Keputusan berhenti minum alkohol pada 2022 menjadi katalis kreatif yang membentuk lirik dan tema albumnya.
- Album ini diharapkan menampilkan sisi autentik Delevingne yang selama ini tersembunyi di balik citra model dan selebriti.

Cara Delevingne, model dan aktris multitalenta, siap meluncurkan album debutnya musim panas ini setelah menandatangani kontrak dengan Warner Music. Dua lagu pertama dari album tersebut akan dirilis pada Jumat mendatang, menandai langkah baru dalam karier seninya yang selama ini identik dengan dunia mode dan layar lebar.
Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Delevingne mengungkapkan bahwa keputusan untuk berhenti minum alkohol pada 2022 menjadi "katalis luar biasa" yang mendorongnya serius menekuni musik. Ia menyebut pengalaman menjalani hidup tanpa alkohol sebagai sumber inspirasi utama dalam penulisan lagu. "Rasa kering dan mentah saat pertama kali hidup sebagai orang yang sadar, tanpa obat, itu sangat kuat," ujarnya tentang lagu berjudul I Forgot.
Delevingne menambahkan bahwa proses menemukan kembali sisi polos dirinya yang tersembunyi di balik perilaku berbahaya dan pemberontakan terasa menakutkan. "Kamu sadar bahwa kamu tidak kebal, dan tidak bisa terus hidup tanpa mengutamakan kesehatan, baik mental maupun fisik," katanya. Pernyataan ini mencerminkan pergeseran prioritas hidup yang kerap dialami banyak orang, termasuk di Indonesia, di mana kesadaran akan kesehatan mental semakin meningkat.
Album ini juga menjadi medium bagi Delevingne untuk menunjukkan sisi dirinya yang jarang terlihat publik. "Ada keinginan agar musik ini terasa seperti diri saya yang sebenarnya menerobos keluar dari versi yang selama ini dikenal orang," jelasnya. Ia sengaja memadukan momen-momen murni dengan suara industrial yang diproses untuk menciptakan kontras yang kuat.
Bakat vokal Delevingne sebenarnya sudah teruji sebelumnya. Ia pernah bernyanyi dalam lagu Pills milik St. Vincent, menulis dan merekam lagu untuk film Valerian (2017), serta menjadi vokalis tamu di lagu Fetch the Bolt Cutters milik Fiona Apple. Kini, Fiona Apple membalas budi dengan membantu menulis lirik untuk lagu Need It. "Tanpa pengalaman di studio bersamanya, saya tidak akan pernah merasa bisa menjadi diri sendiri, seperti anak kecil, tanpa harus berpura-pura tahu apa yang saya lakukan," ungkap Delevingne.
Secara keseluruhan, Delevingne ingin albumnya terdengar seperti musik pop yang bisa menjangkau telinga sebanyak mungkin orang. "Jika ada yang bisa mendengarnya dan merasakan sesuatu, itu semua yang saya inginkan," pungkasnya. Bagi penggemar di Indonesia, album ini bisa menjadi pengingat bahwa transformasi pribadi, sekecil apa pun, dapat melahirkan karya yang bermakna.
Pertanyaan besarnya sekarang: akankah pendengar di Tanah Air, yang selama ini mengenal Delevingne sebagai model dan aktris, menerima perannya sebagai musisi? Atau justru album ini akan membuka pintu bagi lebih banyak selebriti global untuk mengeksplorasi bakat terpendam mereka?



