Aston Villa Siapkan Tawaran untuk Matias Soule: Suksesor John McGinn di Sayap Kanan?
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa dikabarkan telah mengajukan tawaran resmi kepada AS Roma untuk merekrut winger Argentina Matias Soule dengan nilai transfer mencapai Β£35 juta.
- Kedatangan Soule, yang berusia 23 tahun, diproyeksikan menggantikan peran John McGinn di sayap kanan, memungkinkan kapten Villa itu kembali ke posisi aslinya sebagai gelandang tengah.
- Roma disebut perlu melakukan penjualan sebelum akhir Juni, sehingga negosiasi dapat berlangsung cepat dalam beberapa pekan ke depan.

Aston Villa bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengajukan tawaran resmi kepada AS Roma untuk mengamankan jasa Matias Soule, winger Argentina berusia 23 tahun. Langkah ini dinilai sebagai persiapan jangka panjang klub untuk menggantikan peran John McGinn yang mulai memasuki usia senja.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport yang dikutip Sport Witness, Villa telah mengirimkan proposal resmi ke Roma. Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, dikabarkan bersedia melepas Soule dengan harga sekitar Β£35 juta, dana yang rencananya akan digunakan untuk mendatangkan winger Marseille, Mason Greenwood. Faktor waktu menjadi krusial karena Roma membutuhkan penjualan sebelum akhir Juni untuk memenuhi regulasi keuangan.
Soule, yang digambarkan sebagai pemain sayap "menghancurkan" oleh pengamat U23 Antonio Mango, memiliki profil taktis yang mirip dengan McGinn: sama-sama berkaki kiri dan lebih sering beroperasi dari sisi kanan untuk memotong ke dalam. Namun, statistik liga musim 2025/26 menunjukkan Soule unggul dalam hal gol, assist, dan expected assist (xA) dibandingkan McGinn. Konsistensinya di Serie A juga terlihat dari torehan 11 gol dan 3 assist pada musim 2023/24, serta 5 gol dan 5 assist di musim berikutnya.
Kedatangan Soule tidak hanya memberikan opsi segar di lini serang, tetapi juga membuka peluang bagi Unai Emery untuk merotasi posisi McGinn. Kapten Villa itu selama ini dimainkan di sayap kanan untuk memaksimalkan tendangan kaki kirinya. Dengan hadirnya Soule, McGinn bisa kembali ke peran aslinya sebagai gelandang tengah, bersaing dengan Youri Tielemans dan Amadou Onana. Langkah ini juga dianggap sebagai antisipasi penurunan mobilitas McGinn seiring bertambahnya usia.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Villa di bursa transfer ini menarik untuk diikuti karena klub ini kerap menjadi destinasi pemain Asia Tenggara, meski belum ada nama Indonesia yang merumput di sana. Namun, strategi Villa yang berani merekrut pemain muda potensial dengan harga tinggi mencerminkan ambisi mereka untuk bersaing di level tertinggi Eropa, sekaligus menjadi contoh bagi klub-klub Asia yang ingin membangun skuad berkelanjutan.
Jika transfer ini terealisasi, Villa akan mendapatkan pemain sayap yang sudah terbukti di liga top Eropa dan masih memiliki potensi berkembang. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Soule bisa langsung beradaptasi dengan kerasnya Premier League, atau justru menjadi investasi jangka panjang yang baru akan bersinar di musim-musim mendatang.



