Roma Siapkan €20 Juta untuk Bek Yunani, Salah-Eddine ke Olympiacos
Baca dalam 60 detik
- AS Roma tengah bernegosiasi dengan Wolfsburg untuk merekrut bek tengah Yunani Konstantinos Koulierakis dengan nilai transfer mencapai €20 juta.
- Bek sayap Maroko Anass Salah-Eddine dikabarkan akan dijual ke Olympiacos seharga €8 juta untuk mendanai pembelian Koulierakis.
- Koulierakis, yang baru bergabung dengan Wolfsburg pada 2024, diplot sebagai pelapis Mario Hermoso di lini pertahanan Roma.

AS Roma bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan membidik bek tengah Yunani, Konstantinos Koulierakis, dari VfL Wolfsburg. Klub ibu kota Italia itu juga bersiap melepas Anass Salah-Eddine ke Olympiacos untuk menyeimbangkan keuangan.
Menurut laporan Teleradiostereo, Fabrizio Romano, dan Alfredo Pedullà, negosiasi antara Roma dan Wolfsburg sudah memasuki tahap lanjut. Koulierakis, 22 tahun, dikabarkan sangat antusias bergabung ke Stadio Olimpico. Bek kiri asal Yunani itu telah mengoleksi 22 caps bersama timnas senior Yunani, menjadikannya salah satu prospek muda paling menjanjikan di Eropa.
Crystal Palace sempat menunjukkan minat pada Koulierakis pada awal bursa, sementara Inter Milan dikaitkan tahun lalu. Namun, Roma kini menjadi favorit untuk mendapatkan tanda tangannya. Nilai transfer pemain jebolan akademi PAOK Salonika itu melonjak drastis sejak dibeli Wolfsburg seharga €11,75 juta pada musim panas 2024. Sportitalia melaporkan bahwa Wolfsburg mematok harga €20 juta, tetapi Roma berharap bisa menekan angka tersebut melalui skema bonus dan add-ons.
Di Roma, Koulierakis diproyeksikan sebagai pelapis Mario Hermoso, bukan pemain inti. Langkah ini menunjukkan strategi Roma yang ingin memperdalam skuad tanpa mengganggu keseimbangan tim utama. Sementara itu, untuk mendanai transfer tersebut, Roma siap menjual bek sayap asal Maroko, Anass Salah-Eddine, ke Olympiacos dengan nilai sekitar €8 juta. Salah-Eddine baru dibeli dari FC Twente seharga €8,5 juta pada Februari 2025 dan sempat dipinjamkan ke PSV Eindhoven musim lalu.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Roma ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Serie A mengelola bursa dengan cermat—menjual pemain yang kurang cocok untuk mendatangkan talenta muda potensial. Koulierakis, dengan pengalaman internasionalnya, bisa menjadi aset berharga jika mampu beradaptasi dengan cepat di Italia.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Roma mampu mempertahankan performa kompetitif di Serie A dan Eropa dengan strategi belanja yang terukur ini. Atau, akankah Koulierakis menjadi batu loncatan bagi klub lain seperti yang terjadi pada banyak pemain muda Yunani sebelumnya?



