PSG Incar Charles De Ketelaere sebagai Alternatif Ferran Torres, Atalanta Pasang Harga €50 Juta
Baca dalam 60 detik
- Paris Saint-Germain mulai serius mendekati Atalanta untuk merekrut gelandang serang Charles De Ketelaere sebagai opsi kedua setelah Ferran Torres.
- Atalanta mematok banderol €50 juta untuk pemain Belgia berusia 25 tahun yang musim lalu mencetak 32 gol dan 31 assist dalam 142 penampilan.
- Ketertarikan PSG muncul di tengah rencana perombakan besar-besaran skuad juara bertahan Liga Champions dua musim beruntun itu.

Paris Saint-Germain (PSG) mempercepat langkah mereka untuk mendatangkan gelandang serang Atalanta, Charles De Ketelaere, sebagai rencana cadangan jika gagal mengamankan tanda tangan Ferran Torres dari Barcelona. Klub raksasa Prancis itu disebut telah menghubungi Atalanta untuk menanyakan ketersediaan pemain internasional Belgia tersebut, menurut laporan RMC Sport dan jurnalis Sacha Tavolieri.
PSG tengah melakukan perombakan besar-besaran pada skuad mereka musim panas ini. Beberapa pemain seperti Randal Kolo Muani telah dilepas ke Juventus, sementara Goncalo Ramos dikabarkan akan pindah ke Milan. Dengan kepergian sejumlah pemain, PSG membutuhkan amunisi baru di lini depan. Ferran Torres menjadi target utama, namun De Ketelaere muncul sebagai alternatif yang menarik.
De Ketelaere, 25 tahun, bukanlah penyerang tengah murni. Ia lebih sering berperan sebagai trequartista atau second striker, dan kadang dimainkan sebagai false nine. Namun, ia mencatatkan prestasi unik: menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol ke gawang Spanyol pada Piala Dunia 2026, tepatnya dua gol di babak perempat final. Catatan itu menambah daya tariknya di mata klub-klub Eropa.
Karier De Ketelaere di Italia dimulai dengan langkah miring. Ia bergabung dengan AC Milan dari Club Brugge pada 2022 dengan biaya €37,5 juta plus bonus, namun gagal beradaptasi di Serie A. Setelah dipinjamkan ke Atalanta setahun kemudian, ia bangkit dan akhirnya dipermanenkan pada 2024 dengan total €24,7 juta, plus klausul 10 persen dari penjualan di masa depan. Kini, performanya bersama La Dea membuat nilai pasarnya melonjak.
Selain PSG, Bayern Munich juga dikabarkan tertarik pada De Ketelaere pekan lalu. Namun, Atalanta mematok harga €50 juta, hampir dua kali lipat dari biaya yang mereka keluarkan setahun lalu. Kenaikan ini wajar mengingat kontribusi signifikan pemain asal Belgia tersebut. Dengan kontrak yang masih panjang hingga 2028, Atalanta berada dalam posisi tawar yang kuat.
Bagi PSG, merekrut De Ketelaere bisa menjadi solusi jangka panjang. Meski bukan striker murni, fleksibilitasnya dalam menyerang dan kemampuannya mencetak gol dari berbagai posisi membuatnya cocok dengan skema permainan pelatih Luis Enrique. Namun, persaingan dengan Bayern Munich dan kemungkinan klub lain bisa memicu perang harga.
Dari sudut pandang Indonesia, pergerakan transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa berlomba mendapatkan pemain serba bisa. Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, De Ketelaere mungkin bukan nama sepopuler Kylian Mbappé, namun kisahnya—dari gagal di Milan hingga bersinar di Atalanta—memberi pelajaran tentang pentingnya kesabaran dan adaptasi. Jika transfer ini terwujud, ia akan menjadi salah satu rekrutan menarik musim panas 2025.
Ke depannya, pertanyaan terbesar adalah apakah PSG bersedia membayar €50 juta untuk pemain yang belum terbukti di level tertinggi secara konsisten? Atau akankah mereka beralih ke target lain? Keputusan ini akan menentukan arah perombakan skuad PSG dan nasib De Ketelaere di panggung Eropa.



