Napoli Kian Dekat dengan Vincenzo Italiano: Allegri Tersingkir karena Gaji dan Rekam Jejak
Baca dalam 60 detik
- Vincenzo Italiano unggul dalam persaingan menukangi Napoli setelah serangkaian pertemuan dengan manajemen klub, menggeser Massimiliano Allegri.
- Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis dilaporkan ragu dengan Allegri karena gaji tinggi dan kepergian kontroversialnya dari AC Milan.
- Italiano akan bertemu direksi Bologna pekan ini untuk membahas pemutusan kontrak lebih awal, membuka jalan menuju kursi pelatih Napoli.

Napoli semakin dekat dengan Vincenzo Italiano sebagai pengganti Antonio Conte, setelah pelatih Bologna itu muncul sebagai kandidat terdepan dalam perburuan kursi pelatih I Partenopei. Manajemen klub yang dipimpin Aurelio De Laurentiis dilaporkan telah menggelar serangkaian pertemuan dengan perwakilan Italiano pada Selasa (24/6), menggeser nama Massimiliano Allegri yang sebelumnya diunggulkan.
Conte meninggalkan Napoli pada akhir musim 2025-26, setahun setelah membawa klub meraih Scudetto keempat. Kepergiannya memicu perburuan pelatih baru yang sempat mengarah ke Maurizio Sarri, namun Sarri justru memilih bergabung dengan Atalanta untuk bersatu kembali dengan Cristiano Giuntoli. Fokus Napoli pun beralih ke Italiano dan Allegri.
Menurut laporan Gianluca Di Marzio, Sky Sport Italia, dan Calciomercato.com, Italiano kini memimpin persaingan setelah putaran pembicaraan pada Selasa. Pelatih berusia 47 tahun itu masih memiliki sisa kontrak satu musim bersama Bologna, dan dijadwalkan bertemu dengan direksi Rossoblu pada Kamis (26/6) untuk membahas kemungkinan pemutusan kontrak lebih awal.
Di sisi lain, Allegri disebut-sebut siap menerima kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim, sama seperti yang ditawarkan Italiano. Namun, De Laurentiis dilaporkan keberatan dengan dua hal: gaji Allegri yang mencapai €6 juta per musim—dua kali lipat dari gaji Italiano di Bologna yang hanya €3 juta—serta kepergian kontroversial Allegri dari AC Milan yang dianggap meninggalkan kesan buruk.
Bagi pengamat sepak bola Italia, pilihan Napoli mencerminkan tren klub Serie A yang mulai beralih dari pelatih bermasalah dengan gaji tinggi ke figur yang lebih stabil secara finansial dan taktis. Italiano, yang membawa Bologna ke level kompetitif, dinilai memiliki pendekatan modern yang cocok dengan skuad muda Napoli. Sementara Allegri, meski berpengalaman, dianggap kurang fleksibel dan memiliki rekam jejak yang kurang mulus di klub sebelumnya.
Keputusan akhir De Laurentiis akan menjadi sinyal penting bagi bursa pelatih Serie A. Jika Italiano resmi ditunjuk, Bologna harus mencari pengganti di tengah persiapan musim depan. Sementara Allegri, yang sempat dikaitkan dengan beberapa klub, mungkin harus menunggu kesempatan lain. Pertanyaannya, akankah De Laurentiis berani mengambil risiko dengan pelatih yang lebih muda dan lebih murah, atau justru kembali ke opsi aman yang lebih mahal?



