Allegri vs Milan: Klub Tolak Bayar Pesangon, Tuding Pelatih Sudah Deal dengan Napoli
Baca dalam 60 detik
- Milan menolak membayar kompensasi pemutusan kontrak kepada Max Allegri dengan alasan pelatih itu sudah menyepakati kontrak dengan Napoli sebelum dipecat.
- Allegri menuntut β¬500 ribu hingga β¬1 juta sebagai pesangon, sementara gajinya di Milan mencapai β¬5,5 juta per tahun untuk satu musim tersisa.
- Napoli, yang baru ditinggal Antonio Conte, menjadi tujuan utama Allegri dengan tawaran gaji lebih rendah namun dibumbui bonus prestasi.

Perseteruan hukum antara AC Milan dan mantan pelatih Max Allegri memanas setelah klub menolak membayar pesangon yang diminta. Milan berdalih bahwa Allegri telah menjalin kesepakatan pribadi dengan Napoli sebelum resmi dipecat, sehingga kewajiban finansial klub terhadapnya dianggap batal.
Kekacauan ini bermula sehari setelah Milan gagal lolos ke Liga Champions. Manajemen mengeluarkan pernyataan tunggal yang memecat empat petinggi sekaligus: Allegri, direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan direktur teknis Geoffrey Moncada. Langkah drastis itu memicu spekulasi bahwa Allegri sudah memiliki pelabuhan baru.
Dalam hitungan jam, nama Allegri dikaitkan dengan kursi kepelatihan Napoli yang kosong setelah Antonio Conte hengkang secara mutual consent. Namun, pengumuman resmi penunjukan Allegri di Napoli tertunda karena sengketa kontrak dengan Milan belum tuntas.
Menurut laporan Calciomercato dan La Gazzetta dello Sport, Allegri menuntut kompensasi antara β¬500 ribu hingga β¬1 juta untuk pemutusan kontrak lebih awal. Padahal, nilai kontraknya yang masih berlaku setahun mencapai β¬5,5 juta. Di sisi lain, Napoli menawarkan kontrak dengan gaji pokok lebih rendah, β¬4,5 juta, namun diperkaya bonus kinerja jika tim menembus Liga Champions atau merebut Scudetto.
Yang menjadi pokok sengketa adalah klausul yang menyebut Milan harus membayar selisih gaji antara kontrak lama dan baru Allegri. Namun, Milan bersikukuh tidak akan membayar sepeser pun karena menilai Allegri telah melanggar etika dengan bernegosiasi dengan Napoli sebelum dipecat. Klub merah-hitam itu bahkan mengklaim kesepakatan lisan antara Allegri dan Napoli sudah terjadi sebelum kekalahan terakhir dari Cagliari.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kasus ini bisa menjadi preseden penting dalam hubungan klub dan pelatih. βJika Milan menang, maka klausul kompensasi gaji bisa diabaikan jika pelatih sudah memiliki kesepakatan dengan klub lain,β ujar analis sepak bola Italia, Marco Rossi, dalam kolomnya. βNamun jika Allegri menang, klub harus lebih berhati-hati dalam memecat pelatih yang masih terikat kontrak.β
Proses hukum diperkirakan baru akan berlanjut setelah 3 Juni, dan bisa memakan waktu berminggu-minggu. Sementara itu, Napoli harus bersabar menunggu pelatih anyar mereka, sementara para penggemar mulai bertanya-tanya: akankah saga ini mengganggu persiapan musim depan?



