Roma Incar Greenwood sebagai Ujung Tombak Baru, Marseille Pasang Harga €55 Juta
Baca dalam 60 detik
- Mason Greenwood menjadi target utama Roma untuk lini depan setelah lolos ke Liga Champions, dengan banderol €55-60 juta dari Marseille.
- Penampilan impresif Greenwood di Prancis (26 gol, 11 assist) membuatnya diminati sejumlah klub besar Eropa, termasuk Juventus yang gagal ke Liga Champions.
- Kesepakatan transfer berpotensi menguntungkan Manchester United yang mendapat bagian penjualan, sementara Roma berharap Greenwood mengikuti jejak sukses Donyell Malen.

AS Roma dikabarkan telah menjadikan Mason Greenwood sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini serang mereka pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini muncul setelah Roma memastikan tiket ke Liga Champions, namun Olympique Marseille mematok harga sekitar €55-60 juta untuk striker asal Inggris tersebut.
Greenwood mengalami kebangkitan karier yang spektakuler selama membela Marseille. Dalam 45 pertandingan di semua kompetisi, ia mencatatkan 26 gol dan 11 assist, membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu penyerang paling tajam di Eropa. Performa ini menjadi daya tarik utama bagi Roma yang ingin membangun tim kompetitif di bawah pelatih Gian Piero Gasperini, yang dikenal dengan gaya permainan menyerang.
Kepergian Greenwood dari Manchester United pada 2023 lalu dipicu oleh masalah di luar lapangan yang sempat menghancurkan reputasinya. Namun, petualangan di Prancis berhasil memulihkan kariernya. Marseille sendiri membeli Greenwood seharga €26 juta plus klausul penjualan di masa depan yang menguntungkan United. Kini, dengan banderol yang melonjak, United dipastikan akan mendapatkan bagian signifikan dari setiap transfer yang terjadi.
Roma bukan satu-satunya klub yang mengincar Greenwood. Atletico Madrid, Borussia Dortmund, dan Juventus juga disebut-sebut tertarik. Namun, Juventus terhambat karena gagal lolos ke Liga Champions, sehingga Roma memiliki keunggulan dalam negosiasi. Selain itu, Roma telah melakukan kontak langsung dengan ayah Greenwood, yang juga bertindak sebagai agennya, untuk membahas peluang bergabung.
Ketertarikan Roma juga dipengaruhi oleh keberhasilan Donyell Malen yang bersinar setelah pindah dari Aston Villa pada Januari lalu. Greenwood diyakini bisa mengikuti jejak Malen dan menjadi andalan baru di lini depan Roma. Pelatih Gasperini, yang dikenal mampu memaksimalkan potensi pemain sayap, dianggap sebagai figur ideal untuk membimbing Greenwood kembali ke level terbaiknya.
Bagi sepak bola Indonesia, pergerakan Greenwood menarik untuk diikuti karena ia merupakan salah satu pemain muda Inggris yang sempat menjadi sorotan. Jika transfer ini terwujud, Roma akan memiliki lini serang yang lebih variatif dan berbahaya, yang bisa menjadi tontonan menarik bagi penggemar Serie A di Indonesia. Namun, tantangan terbesar tetap pada negosiasi harga, mengingat Marseille enggan melepas dengan harga murah.
Ke depan, keputusan Greenwood akan menjadi kunci. Apakah ia akan memilih Roma dengan proyek Liga Champions dan pelatih ofensif, atau bergabung dengan klub lain yang mungkin menawarkan gaji lebih tinggi? Yang jelas, bursa transfer musim panas ini akan menjadi ajang pembuktian bahwa Greenwood masih layak diperhitungkan di papan atas Eropa.



