Borussia Mönchengladbach Pertahankan Polanski: Pelatih Muda yang Selamatkan Tim dari Degradasi
Baca dalam 60 detik
- Eugen Polanski resmi dipertahankan sebagai pelatih kepala Borussia Mönchengladbach setelah sukses membawa tim finis di peringkat ke-12 Bundesliga musim 2025/26.
- Polanski, yang ditunjuk sebagai pelatih interim pada September 2025, berhasil mengamankan posisi tim dengan sembilan kemenangan dan sepuluh hasil imbang dari 31 laga.
- Keputusan ini diambil setelah evaluasi panjang oleh manajemen klub, yang memberikan kepercayaan kepada Polanski untuk mempersiapkan tim pada pramusim penuh pertamanya.

Borussia Mönchengladbach memutuskan untuk mempertahankan Eugen Polanski sebagai pelatih kepala setelah ia berhasil membawa tim finis di peringkat ke-12 Bundesliga musim 2025/26. Kepastian ini disampaikan langsung oleh direktur olahraga klub, Rouven Schröder, yang mengakhiri spekulasi mengenai masa depan pelatih berusia 39 tahun tersebut.
Polanski pertama kali mengambil alih kursi pelatih pada September 2025 setelah Gerardo Seoane dipecat akibat hasil buruk di awal musim. Saat itu, Gladbach terpuruk di zona degradasi dan membutuhkan perubahan cepat. Polanski, yang sebelumnya menangani tim cadangan, awalnya ditunjuk sebagai pelatih interim. Namun, setelah menunjukkan performa menjanjikan, ia dikontrak permanen pada November 2025 dengan durasi hingga Juni 2028.
Meskipun Polanski berhasil menyelamatkan Gladbach dari degradasi, manajemen klub tidak langsung memberikan kepastian. Schröder mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim sebelum mengambil keputusan. “Eugen, sebagai pelatih muda di klub Bundesliga pertamanya, telah melewati banyak tantangan. Ia tidak memiliki pramusim panjang untuk membangun tim dari awal. Ia datang dalam situasi sulit dan berhasil meraih kesuksesan,” ujar Schröder.
Schröder menambahkan bahwa Polanski mampu menangani berbagai tekanan sepanjang musim. “Ia menghadapi banyak situasi bertekanan tinggi. Yang terpenting, ia mencapai tujuannya, yaitu menjaga klub tetap di liga. Sekarang kami ingin memberinya kesempatan untuk memiliki pramusim penuh guna menerapkan ide-idenya,” jelasnya.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi stabilitas Gladbach yang sempat goyah di awal musim. Dengan kontrak jangka panjang dan kepercayaan penuh dari manajemen, Polanski diharapkan dapat membangun skuad yang lebih kompetitif untuk musim depan. Ia akan memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan strategi dan merekrut pemain sesuai kebutuhannya.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, langkah Gladbach mempertahankan Polanski menunjukkan tren klub yang mulai percaya pada pelatih muda. Polanski, yang merupakan mantan pemain timnas Polandia, kini memiliki kesempatan emas untuk membuktikan kemampuannya di panggung Bundesliga. Pertanyaan besarnya adalah apakah ia mampu membawa Gladbach bersaing di papan atas, atau hanya sekadar bertahan di liga?



