Derbi Kembali Bergema: Dortmund Sambut Promosi Schalke, Fokus Rekrut Penyerang Baru
Baca dalam 60 detik
- Promosi Schalke ke Bundesliga musim depan memastikan Revierderby kembali digelar, memicu persaingan sengit di kawasan Ruhr.
- Dortmund mengalihkan strategi belanja pemain dengan prioritas menambah daya gedor lini depan, bukan memperkuat pertahanan.
- Manajemen BVB menegaskan Felix Nmecha tidak akan dijual dan menjadi pilar utama di tengah, sementara regenerasi pemain muda tetap dijaga.

Musim Bundesliga 2025/26 baru saja berakhir, namun Borussia Dortmund sudah menyusun rencana besar untuk musim depan—terutama dengan kembalinya musuh bebuyutan, Schalke 04, ke kasta tertinggi. Promosi Schalke sebagai juara 2. Bundesliga setelah tiga musim absen memastikan partai Revierderby kembali hadir di kalender kompetisi, memanaskan rivalitas yang sempat meredup.
Manajer Olahraga Dortmund, Lars Ricken, mengakui kembalinya Schalke membawa dampak positif bagi Bundesliga. “Saya tidak duduk di depan TV dengan cemas, tapi kami menantikan derbi. Promosi mereka membawa efek… Sangat bagus untuk Bundesliga bahwa Schalke kembali,” ujarnya kepada Sport Bild. Meski Dortmund finis sebagai runner-up di bawah Bayern Munich dengan raihan 73 poin—catatan terbaik kelima dalam sejarah klub—standar di Signal Iduna Park menuntut lebih. Persaingan dengan Schalke menambah motivasi ekstra untuk tidak hanya mengejar Bayern.
Direktur Olahraga Ole Book mengungkapkan bahwa Dortmund tidak akan memburu bek baru. “Kami kebobolan paling sedikit musim lalu. Fisik kami kuat, unggul dalam bola mati. Itu kualitas yang ingin kami pertahankan,” jelas Book. Sebaliknya, prioritas belanja adalah menambah kreativitas dan daya gedor di lini depan. “Jika kami bisa menambah lebih banyak kreativitas dan serangan, kami bisa lebih kuat. Itu sebabnya kami ingin memperkuat serangan.”
Meski fokus pada rekrutan baru, Book menegaskan tidak akan merombak sistem yang sudah berjalan. “Kami akan tetap menggunakan sistem saat ini. Itu fondasi. Kami sangat sukses dengannya… Bek kami nyaman dengan pengaturan ini,” katanya. Ia juga memastikan gelandang bintang Felix Nmecha tidak akan dijual meskipun diminati klub-klub Eropa. “Felix akan bermain untuk kami musim depan—itu rencana jelas. Dia salah satu gelandang terbaik di Jerman dan tidak perlu bersembunyi di panggung Eropa. Dia sangat penting bagi permainan kami,” tegas Book.
Di sisi lain, Dortmund tidak akan melakukan belanja besar-besaran. Ricken mengingatkan agar klub tidak terjebak dalam “demam peremajaan”. “Pemimpin berpengalaman membawa tim melewati kompetisi. Pemain muda bisa belajar dari mereka dan berkembang,” ujarnya. Dua talenta muda, Samuele Inácio dan Luca Reggiani, sudah menembus tim utama di akhir musim lalu. Book memandang bursa transfer sebagai kesempatan membangun untuk jangka panjang, bukan hanya musim depan. “Pemain berpengalaman adalah pilar, tapi kami juga butuh pemain muda yang lapar dan ambisius. Hanya campuran ini yang akan membawa kesuksesan,” pungkasnya.
Dengan kembalinya Schalke dan ambisi mengejar gelar, Dortmund menghadapi musim panas yang krusial. Akankah strategi rekrutmen yang fokus pada serangan mampu membawa BVB merebut mahkota Bundesliga dari Bayern? Atau justru rivalitas lokal yang memanas akan menguras energi?



