Menkeu Purbaya: Idul Adha Bukan Sekadar Ritual, Simbol Komitmen Sosial Pengelolaan APBN
Baca dalam 60 detik
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan sapi kurban di Masjid DJP Jakarta, menekankan nilai pengorbanan dan keadilan sosial.
- Kemenkeu mencatat partisipasi 1.790 pegawai dalam penghimpunan 486 hewan kurban, didistribusikan ke masyarakat prasejahtera melalui lembaga amil.
- Purbaya mengaitkan semangat kurban dengan tugas pengelolaan APBN, mendorong kepekaan sosial pegawai agar anggaran negara berpihak pada kelompok rentan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Idul Adha bukanlah sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk mengokohkan solidaritas dan keadilan sosial. Pernyataan itu disampaikan seusai menunaikan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Purbaya secara simbolis menyerahkan seekor sapi kurban kepada panitia masjid. Hewan tersebut merupakan bagian dari total 486 hewan kurban yang dihimpun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari partisipasi mandiri 1.790 pegawai di seluruh unit eselon I se-Indonesia. Rinciannya, 262 sapi dan 224 kambing.
Purbaya menekankan bahwa ibadah kurban mengandung pesan mendalam tentang kepedulian terhadap sesama. "Hewan kurban yang kita salurkan hari ini adalah simbol dari komitmen kita untuk saling berbagi, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan resmi. Ia juga mengingatkan jajaran Kemenkeu agar semangat pengorbanan itu tercermin dalam tugas mereka mengelola keuangan negara.
Menurut Purbaya, nilai-nilai kurbanโkeikhlasan, berbagi, dan kepekaan sosialโharus menjadi landasan dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia meminta para pegawai untuk terus mengasah kepekaan sosial agar APBN benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah menjaga daya beli dan memperkuat jaring pengaman sosial di tengah tekanan ekonomi global.
Pendistribusian daging kurban tahun ini dilakukan secara tepat sasaran dengan menggandeng lembaga amil zakat resmi dan pengurus masjid setempat. Prioritas utama diberikan kepada warga sekitar kantor Kemenkeu serta masyarakat prasejahtera. Langkah ini menunjukkan komitmen kementerian dalam memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial.
Di luar aspek seremonial, momen Idul Adha kali ini juga menjadi pengingat bagi birokrasi keuangan negara bahwa setiap rupiah yang dikelola harus mengandung dimensi keadilan. Purbaya menutup sambutannya dengan harapan agar ibadah kurban diterima Allah SWT dan menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Pertanyaan yang kini mengemuka: sejauh mana semangat kurban ini mampu mendorong reformasi kebijakan fiskal yang lebih pro-rakyat di tahun-tahun mendatang?



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557592/original/054383800_1776339190-IMG_2023.jpeg)