Menyambut Waisak, Disperindag Balangan Hadirkan Pasar Murah di Kapul untuk Jaga Stabilitas Harga
Baca dalam 60 detik
- Disperindag Balangan menggelar pasar murah ke-34 di Desa Kapul dalam rangka Hari Raya Waisak 2026.
- Kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan gula dijual Rp3.000 lebih murah dari harga pasar, disambut antusias warga.
- Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat untuk menjaga daya beli masyarakat.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan mengadakan pasar murah di Desa Kapul, Kecamatan Halong, pada Selasa (26/5/2026) sebagai bagian dari upaya menyambut Hari Raya Waisak sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. Kegiatan ini merupakan yang ke-34 kalinya digelar oleh instansi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Disperindag berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Balangan. Staf Kemetrologian dan Stabilitas Harga, Muhammad Iqbal Afriadi, menyatakan bahwa pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat Desa Kapul memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. "Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat Desa Kapul dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.
Berbagai komoditas seperti minyak goreng, gula pasir, dan sembako lainnya dijual dengan selisih harga sekitar Rp3.000 lebih murah dibandingkan harga di pasaran umum. Antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan pokok.
Salah seorang warga, Sahayah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Ia menilai harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga di toko-toko biasa. "Senang sekali dengan adanya pasar murah ini. Semoga tahun depan bisa kembali dilaksanakan di Desa Kapul," katanya.
Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi dan memastikan keterjangkauan pangan, terutama menjelang hari raya keagamaan. Ke depan, diharapkan program serupa dapat terus diperluas ke desa-desa lain di Balangan.



