Mourinho Sebut Materazzi dan Terry Bek Terbaik Sepanjang Kariernya
Baca dalam 60 detik
- Pelatih asal Portugal itu menobatkan Marco Materazzi dan John Terry sebagai dua bek tengah paling impresif yang pernah ia latih.
- Keduanya dinilai memiliki karakter kepemimpinan dan determinasi tinggi yang menjadi fondasi kesuksesan tim di era masing-masing.
- Pernyataan ini muncul dalam wawancara eksklusif untuk buku interaktif MM23 yang mendokumentasikan perjalanan karier Materazzi.

Jose Mourinho, salah satu pelatih paling sukses di sepak bola Eropa, secara terbuka menyebut Marco Materazzi dan John Terry sebagai dua bek tengah terbaik yang pernah ia tangani sepanjang karier kepelatihannya. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara video untuk MM23, buku interaktif yang mengulas perjalanan karier Materazzi, bek legendaris tim nasional Italia.
Mourinho, yang pernah menukangi Inter Milan, Chelsea, dan Real Madrid, menilai keduanya memiliki kualitas luar biasa baik secara teknis maupun mental. “Sepanjang karier saya, di mana saya melatih pemain-pemain terbaik generasi mereka, dua bek tengah terbaik yang pernah saya miliki adalah John Terry dan Marco Materazzi,” ujar Mourinho dalam kesempatan tersebut.
Materazzi, yang merupakan bagian dari skuad Inter saat menjuarai Treble pada 2010, dikenal sebagai bek keras dengan insting bertahan tajam. Mourinho melatih Inter dari 2008 hingga 2010, dan Materazzi menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang. Di sisi lain, John Terry adalah ikon Chelsea yang bermain di bawah arahan Mourinho dalam dua periode: 2004–2007 dan 2013–2015. Keduanya sama-sama menunjukkan loyalitas dan konsistensi tinggi, yang menurut Mourinho menjadi pembeda di level tertinggi.
“Dalam seluruh karier saya, di mana saya melatih pemain-pemain terbaik dari generasi mereka, dua bek tengah terbaik yang pernah saya miliki adalah John Terry dan Marco Materazzi.” — Jose Mourinho
Pujian ini tidak hanya menegaskan reputasi keduanya sebagai bek kelas dunia, tetapi juga menyoroti bagaimana Mourinho selalu mengutamakan pertahanan solid sebagai fondasi timnya. Baik Materazzi maupun Terry sama-sama memiliki kemampuan membaca permainan, keberanian duel, dan jiwa kepemimpinan yang jarang ditemukan. Pengakuan dari pelatih sekaliber Mourinho tentu menjadi bukti nyata kontribusi besar mereka di klub masing-masing.
Ke depannya, pernyataan ini kembali mengingatkan publik akan era keemasan sepak bola Italia dan Inggris, di mana para bek tidak hanya menjadi tembok kokoh, tetapi juga simbol karakter tim. Materazzi dan Terry kini telah pensiun, namun warisan mereka terus dikenang sebagai standar tertinggi bagi bek modern.



