Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov Gorontalo Distribusikan Logistik ke Dua Kabupaten
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Provinsi Gorontalo mengirimkan bantuan logistik ke Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango menyusul menipisnya stok penyangga akibat cuaca ekstrem.
- Langkah ini merupakan respons cepat atas permohonan resmi dari dinas sosial setempat dan arahan gubernur untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah.
- Bantuan mencakup kebutuhan dasar seperti family kit, tenda, selimut, serta makanan siap saji guna menjamin pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) mulai menyalurkan bantuan logistik ke Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango pada Senin, 25 Mei 2026. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap cuaca ekstrem yang telah melanda wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir dan mengancam ketersediaan stok penyangga di gudang logistik daerah.
Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menyatakan bahwa pendistribusian ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan resmi yang diajukan oleh Dinas Sosial kedua kabupaten. Kedua daerah melaporkan bahwa buffer stock di gudang masing-masing sudah menipis, sehingga memerlukan pengisian ulang untuk menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. โMenindaklanjuti arahan Bapak Gubernur Gorontalo, kami langsung bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik guna mengisi kembali persediaan buffer stock di dua kabupaten tersebut,โ ujar Reflin dalam keterangan resminya.
Komitmen Pemprov Gorontalo untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat menjadi sorotan utama dalam kebijakan ini. Reflin menegaskan bahwa pemerintah provinsi bertekad memberikan pelayanan dan dukungan logistik secara optimal, terutama saat cuaca ekstrem meningkatkan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Dinsosdukcapil kepada perwakilan pemerintah daerah setempat, sebelum armada pengangkut diberangkatkan menuju gudang penyimpanan masing-masing kabupaten.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis kesiapsiagaan. Dengan mengisi kembali buffer stock, diharapkan respons terhadap dampak cuaca ekstrem dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Ke depan, Pemprov Gorontalo akan terus memantau kondisi cuaca dan ketersediaan logistik di daerah rawan bencana, serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.


_Tahun_2026_IRFAN_(292)_wmcomp.jpg)
