David Moyes Dukung Langkah Everton Rekrut John Stones di Bursa Transfer Musim Panas
Baca dalam 60 detik
- Manajer Everton David Moyes secara pribadi mendukung rencana merekrut kembali John Stones yang kontraknya di Manchester City habis musim ini.
- Bek tengah berusia 31 tahun itu dianggap sebagai peluang pasar yang menonjol, namun harus bersaing dengan Bayern Munich dan sejumlah klub Eropa lainnya.
- Keputusan Stones akan bergantung pada apakah ikatan emosional dengan Everton mampu mengalahkan daya tarik Liga Champions dan tawaran finansial dari klub lain.

David Moyes secara pribadi mendukung langkah Everton untuk merekrut kembali John Stones pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek tengah asal Inggris itu akan habis kontraknya bersama Manchester City pada akhir musim ini, membuka peluang bagi mantan klubnya untuk membawanya pulang ke Goodison Park.
Menurut laporan TEAMtalk yang dikutip oleh Graeme Bailey, Everton melihat situasi Stones sebagai peluang pasar yang menonjol. Moyes, yang pertama kali membawa Stones ke Everton dari Barnsley pada Januari 2013, menilai bek tersebut mampu menambah kepemimpinan, ketenangan, dan pengalaman level elite ke dalam skuat yang sangat membutuhkan ketiga elemen tersebut. Stones menghabiskan tiga musim di Everton sebelum City membayar sekitar £47,5 juta untuk membawanya ke Etihad pada Agustus 2016.
Meski demikian, Stones yang akan berusia 32 tahun pada 28 Mei mendatang masih percaya diri tampil konsisten di level tertinggi selama beberapa tahun ke depan. Kecerdasan taktis dan kenyamanannya dalam sistem penguasaan bola tetap menjadi aset berharga yang diminati banyak klub Eropa.
Sayangnya, Everton bukan satu-satunya klub yang mengincar tanda tangannya. Bayern Munich dilaporkan menunjukkan minat serius, dengan Vincent Kompany—mantan rekan setim Stones di City—menjadi pengagum berat profil bek tersebut. Pelatih Bayern itu yakin pengalaman Stones dalam sistem sepak bola penguasaan bola akan membuatnya cocok bermain di Bundesliga. Persaingan semakin ketat dengan Napoli, Inter Milan, Atlético Madrid, Monaco, dan Como juga telah menjajaki situasi ini. Klub-klub MLS pun turut menyatakan ketertarikan, seiring dengan strategi mereka yang terus memburu pemain elite Eropa yang memasuki tahap akhir karier.
“Bagi Everton, tawaran yang diajukan bersifat emosional—pulang ke rumah, manajer yang percaya padanya, dan klub yang memulai babak baru di stadion baru,” tulis laporan TEAMtalk.
Pertanyaan besarnya kini adalah apakah sentimen mampu mengalahkan daya tarik Liga Champions dan kekuatan finansial yang ditawarkan Bayern serta klub-klub lain. Moyes dan Friedkin Group harus segera menentukan langkah. Selain Stones, Everton juga dikabarkan tengah menjajaki beberapa target lain seperti Kieran Trippier (Newcastle), Jack Grealish (Manchester City) yang pernah dipinjamkan musim ini, serta Matt Targett. Di lini depan, nama-nama seperti Joshua Zirkzee, Liam Delap, dan Troy Parrott juga masuk dalam radar.
Keputusan Stones akan menjadi ujian bagi ambisi Everton di era baru mereka. Jika berhasil mendaratkan bek internasional Inggris tersebut, itu akan menjadi pernyataan serius bahwa The Toffees siap bersaing di level yang lebih tinggi, meskipun harus menghadapi persaingan ketat dari raksasa Eropa.



