Newcastle United Incar Liam Delap sebagai Solusi Lini Depan Setelah Gagal Total dengan Wissa
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan telah memulai diskusi dengan Chelsea untuk mendatangkan Liam Delap di bursa transfer musim panas ini.
- Striker muda Chelsea itu dinilai sebagai opsi yang lebih cocok untuk sistem Eddie Howe dibandingkan Yoane Wissa yang hanya mencetak satu gol musim ini.
- Kesepakatan senilai £30 juta berpotensi menguntungkan semua pihak, terutama jika Delap mampu mengulangi performa impresifnya bersama Ipswich Town.

Newcastle United tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan penyerang Chelsea, Liam Delap, pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah ini diambil setelah performa buruk Yoane Wissa yang gagal memenuhi ekspektasi sejak didatangkan dari Brentford dengan harga £55 juta tahun lalu.
Menurut jurnalis Simon Phillips, pihak Magpies telah mengadakan pembicaraan dengan Chelsea terkait sejumlah transfer, dan nama Delap muncul sebagai salah satu target utama. Pemain berusia 23 tahun itu dikabarkan menginginkan menit bermain reguler untuk mengembangkan kariernya, dan Chelsea terbuka untuk melepasnya dengan nilai sekitar £30 juta—angka yang sama dengan yang mereka bayarkan ke Ipswich Town setahun lalu.
Keputusan Newcastle untuk mengincar Delap tidak lepas dari kegagalan Wissa yang hanya mampu mencetak satu gol dalam 19 penampilan liga musim ini. Dari total 521 menit bermain, pemain asal Kongo itu hanya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan dan absen di paruh pertama musim karena cedera lutut. Kondisi ini memperparah masalah lini depan Newcastle yang musim lalu kehilangan Alexander Isak yang hengkang ke Liverpool dengan nilai transfer £125 juta.
Perbandingan statistik menunjukkan bahwa Delap lebih dominan dalam duel udara dan lebih sering dilanggar lawan—indikasi kemampuannya sebagai target man yang merepotkan pertahanan. Sebaliknya, postur Wissa yang lebih kecil membuatnya kerap kehilangan bola saat beradu fisik. Delap, yang pernah disebut "fenomenal" oleh mantan rekan setimnya Jens Cajuste, juga mencatatkan lebih banyak dribel sukses, menjadikannya opsi yang lebih lengkap di lini depan.
Meskipun Delap baru mencetak satu gol liga musim ini, angka xG-nya yang lebih tinggi menunjukkan bahwa ia kurang beruntung dalam penyelesaian akhir—sering kali digagalkan oleh kiper lawan. Jika mampu mengulangi musim gemilangnya bersama Ipswich Town dengan 12 gol, investasi £30 juta bisa menjadi keuntungan besar bagi Newcastle.
Di sisi lain, masa depan Wissa di St James' Park semakin tidak pasti. Sang pemain bisa saja dilepas pada jendela transfer mendatang, yang akan memperkuat kebutuhan Newcastle akan penyerang baru. Dengan dana segar dari penjualan Isak yang mencapai £125 juta, manajemen Newcastle memiliki modal untuk membenahi skuad yang musim ini hanya finis di peringkat ke-12 Premier League—jauh dari ekspektasi setelah rival sekota Sunderland berhasil lolos ke Liga Europa.
Jika kesepakatan dengan Chelsea terwujud, Delap akan menjadi bagian dari rencana besar Eddie Howe untuk membawa Newcastle kembali ke kompetisi Eropa. Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan pemain muda itu untuk bergabung tanpa jaminan tampil di ajang kontinental musim depan.



