Arsenal Incar Gelandang Manchester City Tijjani Reijnders sebagai Mitra Declan Rice
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan tertarik mendatangkan gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders, dengan nilai transfer sekitar £45 juta pada bursa musim panas mendatang.
- Reijnders, yang sempat digadang-gadang sebagai salah satu gelandang terbaik dunia oleh Frank Rijkaard, mengalami penurunan menit bermain di bawah Pep Guardiola musim ini.
- Potensi duet Reijnders dengan Declan Rice di lini tengah Arsenal dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan daya gedor tim asuhan Mikel Arteta.

Arsenal kembali menunjukkan ambisi mereka di bursa transfer dengan mengincar gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders. Menurut laporan TEAMtalk, The Gunners termasuk salah satu klub yang memantau situasi pemain asal Belanda tersebut, yang diperkirakan bisa ditebus dengan banderol sekitar £45 juta pada musim panas ini.
Reijnders bergabung dengan Manchester City dari AC Milan pada awal musim 2025/26 dengan ekspektasi tinggi. Namun, meski memulai kariernya di Etihad dengan gemilang—mencetak gol debut dan memberikan assist untuk Erling Haaland—perannya perlahan memudar. Pelatih Pep Guardiola lebih sering memilih duet Rodri dan Bernardo Silva di lini tengah, membuat Reijnders hanya tampil sebagai starter dalam 18 pertandingan liga sepanjang musim. Dalam tujuh dari sepuluh laga terakhir di semua kompetisi, ia bahkan hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Meski demikian, potensi Reijnders tidak bisa diabaikan. Legenda Belanda Frank Rijkaard pernah menyebutnya sebagai calon "salah satu gelandang terbaik di dunia." Statistik musim ini mencatat lima gol dan dua assist dari pemain berusia 27 tahun tersebut, dengan akurasi umpan mencapai 89%. Kemampuan membawa bola (progressive carries) juga impresif: ia berada di peringkat 8% teratas di antara gelandang Eropa untuk metrik tersebut per 90 menit, hanya sedikit di bawah Declan Rice yang berada di 5% teratas.
Ketertarikan Arsenal pada Reijnders muncul di tengah kebutuhan mendesak akan mitra jangka panjang bagi Declan Rice. Musim ini, Rice tampil dalam 54 pertandingan di semua kompetisi, 48 di antaranya sebagai starter—sebuah beban yang perlu dikurangi. Sementara itu, rekrutan sebelumnya seperti Christian Norgaard dan Martin Zubimendi belum memberikan dampak signifikan; Norgaard hanya bermain 56 menit di Premier League, sementara Zubimendi kehilangan tempatnya dari pemain muda Myles Lewis-Skelly.
Reijnders, yang memiliki postur kuat dan kemampuan membawa bola elegan, dinilai cocok untuk melengkapi gaya permainan Rice. Meski belum menjadi monster perebut bola seperti Rice, ia unggul dalam distribusi dan progresi bola. Musim lalu bersama AC Milan, ia mencatatkan 14 gol dan assist di Serie A serta menciptakan delapan big chances, menunjukkan produktivitas yang bisa diandalkan jika mendapatkan menit bermain konsisten.
Namun, persaingan untuk mendapatkan Reijnders tidak mudah. Juventus dilaporkan menunjukkan minat lebih serius, dan negosiasi Arsenal masih dalam tahap awal. Meski demikian, kabar bahwa Reijnders telah menyetujui persyaratan pribadi dengan salah satu klub memberikan sinyal positif bagi The Gunners.
Jika transfer ini terealisasi, Mikel Arteta akan memiliki opsi lini tengah yang lebih variatif. Reijnders bisa menjadi pendamping ideal Rice, baik sebagai pengatur serangan maupun pengganti saat Rice perlu diistirahatkan. Dengan kemampuan teknis dan fisik yang mumpuni, ia berpotensi menjadi aset berharga dalam upaya Arsenal mempertahankan gelar Premier League.



