Pep Guardiola Pilih Paul Scholes sebagai Gelandang Terbaik Inggris, Ungguli Gerrard dan Lampard
Baca dalam 60 detik
- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka menyebut Paul Scholes sebagai gelandang favoritnya, mengalahkan Steven Gerrard dan Frank Lampard.
- Pernyataan ini muncul dalam podcast Rio Ferdinand, menambah perdebatan panjang soal siapa gelandang Inggris terhebat di era Premier League.
- Guardiola, yang telah melatih banyak pemain top, menilai Scholes memiliki segalanya, sementara Gerrard dan Lampard juga dihormati.
Pep Guardiola, manajer Manchester City yang telah merevolusi sepak bola Inggris sejak 2016, kembali menjadi sorotan setelah memberikan penilaiannya tentang tiga gelandang legendaris Inggris: Paul Scholes, Steven Gerrard, dan Frank Lampard. Dalam wawancara dengan mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, Guardiola dengan tegas memilih Scholes sebagai favoritnya.
Guardiola, yang telah memenangi 20 trofi bersama City termasuk treble bersejarah pada 2022/23, dikenal sebagai sosok yang pendapatnya sangat dihormati di dunia sepak bola. Ia pernah melatih dan berhadapan dengan pemain-pemain terbaik, sehingga pandangannya tentang Scholes, Gerrard, dan Lampard menjadi perbincangan hangat. "Semua hormat untuk Frank dan Steven, tapi Paul Scholes favorit saya. Saya suka dia. Dia punya segalanya," ujar Guardiola dalam podcast tersebut.
Scholes, yang menghabiskan seluruh kariernya di Manchester United, dianggap oleh Guardiola sebagai gelandang paling lengkap. Meski demikian, Guardiola juga memberikan penghormatan kepada Gerrard dan Lampard yang dianggapnya telah mengubah lanskap sepak bola Inggris. Pernyataan ini memicu kembali diskusi tentang siapa yang terbaik di antara ketiganya.
Menariknya, Gerrard sendiri pernah mengakui bahwa kegagalan timnas Inggris saat itu disebabkan oleh ego masing-masing pemain. Dalam podcast yang sama, Gerrard berkata, "Kami semua adalah pecundang egois. Kami tidak ramah atau terhubung. Kami tidak pernah menjadi tim yang benar-benar kuat." Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memiliki kualitas individu luar biasa, ketiga gelandang tersebut tidak pernah bisa bermain bersama secara efektif di level internasional.
Guardiola, yang telah mengubah cara bermain Premier League dengan filosofi taktisnya, menilai bahwa Scholes memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam hal visi, passing, dan kecerdasan bermain. Meskipun Gerrard dan Lampard juga memiliki kontribusi besar, Scholes tetap menjadi pilihan utama Guardiola. Pernyataan ini tentu akan menambah bahan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola Inggris.



