Inter Tutup Musim Serie A di Markas Bologna, Rotasi Besar-besaran Disiapkan
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan akan bertandang ke Bologna pada laga pamungkas Serie A, dengan pelatih Cristian Chivu melakukan rotasi besar menyusul status juara yang sudah diamankan.
- Lautaro Martinez, top skor sementara Serie A, tetap menjadi ujung tombak bersama Francesco Pio Esposito, sementara sejumlah pemain kunci diistirahatkan.
- Pertandingan ini menjadi ajang uji coba bagi skuad lapis kedua Inter sekaligus momentum bagi Bologna untuk mengakhiri musim di hadapan pendukung sendiri.

Inter Milan, yang sudah memastikan gelar juara Serie A, akan menutup musim 2024/2025 dengan laga tandang melawan Bologna di Stadio Dall’Ara, Sabtu (24/5) pukul 18.00 CET atau 23.00 WIB. Pelatih Cristian Chivu dipastikan akan melakukan rotasi besar-besaran dengan menurunkan sejumlah pemain pelapis, namun kapten sekaligus top skor sementara liga, Lautaro Martinez, tetap menjadi andalan di lini depan.
Pertandingan pekan ke-38 ini menjadi laga tanpa tekanan bagi kedua tim. Inter sudah mengunci scudetto, sementara Bologna berada di papan tengah tanpa target signifikan. Kondisi ini membuka peluang bagi Chivu untuk memberikan menit bermain kepada pemain muda seperti Francesco Pio Esposito, yang akan berduet dengan Martinez di lini serang. Di sisi lain, Bologna juga diprediksi menurunkan sejumlah pemain cadangan mengingat beberapa pilar mereka masih dalam masa pemulihan.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Carlos Augusto diunggulkan untuk mengisi pos gelandang kiri menggantikan Federico Dimarco, meskipun Sky Sport masih melihat Dimarco sebagai pilihan utama. Di lini tengah, Nicolò Barella diperkirakan tetap menjadi motor permainan, sementara Josep Martinez akan mengawal gawang. Formasi 3-5-2 racikan Chivu dipercaya mampu memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Bologna diprediksi akan tampil dengan formasi 4-3-3. Pelatih Vincenzo Italiano kemungkinan akan menurunkan kiper Skorupski, dengan lini belakang diisi Zortea, Helland, Lucumí, dan Miranda. Di lini tengah, Ferguson, Freuler, dan Pobega akan menjadi pengatur serangan, sementara Bernardeschi, Castro, dan Rowe diharapkan mampu merepotkan pertahanan Inter yang diisi Bisseck, de Vrij, dan Bastoni.
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain yang jarang tampil untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik. Inter, yang sudah tidak terkalahkan dalam beberapa laga terakhir, tentu ingin menutup musim dengan hasil positif. Namun, Bologna yang bermain di kandang sendiri dipastikan tidak akan memberi hadiah mudah.
Secara keseluruhan, pertandingan ini lebih bersifat seremonial, namun tetap menarik untuk menyaksikan bagaimana para pemain pelapis Inter mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan para bintang. Hasil akhir mungkin tidak akan mengubah peta klasemen, tetapi bisa menjadi gambaran kedalaman skuad Nerazzurri musim depan.



