Modric Ungkap Cinta pada AC Milan: Ingin Raih Trofi Sebelum Kontrak Berakhir
Baca dalam 60 detik
- Luka Modric menyatakan kebahagiaannya di AC Milan dan keinginan memenangkan trofi bersama klub, meski kontraknya akan habis pada 30 Juni.
- Gelandang Kroasia berusia 40 tahun itu siap tampil melawan Cagliari meski baru pulih dari retak tulang pipi, menunjukkan dedikasi tinggi.
- Pernyataan Modric memicu spekulasi perpanjangan kontrak, terutama karena ia menikmati hidup di Milan dan hubungan baik dengan klub.

Luka Modric, gelandang veteran AC Milan, secara terbuka mengungkapkan kecintaannya terhadap klub dan kota Milan, serta menegaskan ambisinya untuk meraih trofi bersama Rossoneri. Dalam wawancara dengan Sport Mediaset, pemain berusia 40 tahun itu juga mengonfirmasi kesiapannya tampil pada laga krusial melawan Cagliari akhir pekan ini, meski masih dalam masa pemulihan dari cedera retak tulang pipi.
Modric, yang kontraknya akan berakhir pada 30 Juni mendatang, dengan hati-hati menghindari spekulasi soal masa depannya. Ia lebih memilih fokus pada pertandingan penting yang akan menentukan tiket Liga Champions musim depan. "Saya sangat bahagia di Milan, tetapi yang terpenting sekarang adalah laga melawan Cagliari pada hari Minggu dan kualifikasi Liga Champions. Untuk sisanya, kita lihat saja nanti. Saya memiliki hubungan baik dengan klub, manajemen, dan pelatih," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai keinginannya untuk berkontribusi lebih lama, Modric memberikan pernyataan yang menggugah harapan fans. "Saat memilih Milan, tujuanku adalah membantu dan berusaha menang. Musim ini belum terwujud, tapi jelas aku ingin memenangkan trofi bersama Milan," tegasnya. Kalimat ini langsung memicu spekulasi bahwa pemain asal Kroasia itu mungkin akan memperpanjang masa baktinya di San Siro.
Selain aspek profesional, Modric juga memuji kehidupan di Milan. "Kota ini spektakuler, aku sangat menyukainya. Makanannya luar biasa, pasta adalah hidangan favoritku, dan lokasinya dekat dengan pegunungan, laut, dan danau," katanya. Keterikatannya dengan kota ini menjadi faktor yang memperkuat kemungkinan ia bertahan.
Dari segi kondisi fisik, Modric optimistis. "Aku merasa baik dan terus membaik secara fisik. Aku sudah kembali berlatih bersama tim dan mulai terbiasa dengan masker pelindung. Aku siap kembali bermain. Keinginan untuk bermain lagi sangat besar," ungkapnya. Cedera retak tulang pipi yang dialaminya beberapa pekan lalu kini tak lagi menjadi penghalang.
Saat ditanya kemungkinan menjadi asisten pelatih Massimiliano Allegri di masa depan, Modric bersikap hangat namun tidak mengikat. "Aku memiliki hubungan baik dengannya, tapi kami belum membicarakan itu. Aku masih sangat menikmati bermain sepak bola. Saat pensiun nanti, aku akan memikirkannya. Kapan aku pensiun? Entahlah, kita lihat saja setelah hari Minggu," jawabnya diplomatis.
Pernyataan Modric ini memberikan angin segar bagi Milan yang tengah berjuang mengamankan posisi empat besar klasemen Serie A. Kehadirannya di lini tengah diyakini akan menjadi kunci dalam laga melawan Cagliari. Dengan kontrak yang hampir habis, setiap penampilannya kini menjadi tontonan yang mungkin akan menjadi salah satu momen terakhirnya bersama Rossoneri.



