Gelandang Incaran Aston Villa Ingin Gabung, Mirip John McGinn Versi Perdana
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa baru saja memenangi Liga Europa 2026 setelah mengalahkan Freiburg, mengakhiri paceklik trofi selama 30 tahun.
- Gelandang Sporting CP, Hidemasa Morita, dikabarkan ingin bergabung dengan Aston Villa secara gratis setelah kontraknya habis pada Juni 2026.
- Morita disebut sebagai versi baru John McGinn berkat statistik bertahan dan kreativitasnya yang impresif di Liga Portugal.

Berikut statistik per 90 menit gelandang Sporting CP tersebut musim ini:
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Tackle | 2,4 |
| Recovery bola | 5,7 |
| Intersep | 1,1 |
| Kontribusi defensif | 5,4 |
| Akurasi operan | 86% |
| Peluang diciptakan | 1,8 |
| Gol | 1 |
| Assist | 4 |
Tanggal 20 Mei 2026 akan selamanya dikenang oleh para pendukung Aston Villa. Pada hari itu, skuad asuhan Unai Emery akhirnya memutus puasa gelar selama 30 tahun setelah mengalahkan Freiburg di final Liga Europa. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi Eropa klub, tetapi juga menjadi momentum untuk melangkah ke level berikutnya, entah di Premier League maupun Liga Champions.
Manajer Unai Emery, yang dikenal sangat ambisius, dikabarkan sudah mulai merencanakan langkah selanjutnya. Jendela transfer musim panas mendatang akan menjadi kesempatan untuk memperkuat skuad setelah kesuksesan final yang fenomenal itu. Beberapa nama telah dikaitkan dengan Villa Park, termasuk bintang Roma Matias Soule yang harganya mencapai Β£35 juta. Namun, ada satu nama lain yang menarik perhatian: gelandang Sporting CP, Hidemasa Morita.
Menurut laporan Football Insider, Morita akan meninggalkan Sporting CP secara gratis setelah kontraknya berakhir pada akhir Juni 2026. Pemain berusia 31 tahun itu juga diminati oleh Leeds United, tetapi sang pemain dikabarkan lebih memilih bergabung dengan Aston Villa. Keinginan pribadi Morita ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Emery untuk mendatangkan tambahan kualitas di lini tengah tanpa biaya transfer.
Morita telah membangun reputasi sebagai gelandang pekerja keras di Portugal, mirip dengan John McGinn yang menjadi pilar Aston Villa sejak 2018. McGinn, yang bergabung dari Championship dengan harga hanya Β£2,5 juta, telah tampil dalam 330 pertandingan dan memimpin tim meraih trofi Liga Europa. Etos kerjanya yang tanpa lelah baik saat menguasai bola maupun tidak, membuatnya dicintai fans.
Statistik Morita musim ini menunjukkan kemiripan dengan McGinn. Dalam 31 penampilan di Liga Portugal, ia mencatatkan rata-rata 2,4 tekel dan 5,7 recovery bola per 90 menit, serta 1,1 intersep dan 5,4 kontribusi defensif. Di sisi ofensif, ia memiliki akurasi operan 86% dan menciptakan 1,8 peluang per 90 menit, plus satu gol dan empat assist. Jurnalis Eduardo Hahn bahkan menjulukinya sebagai "sensasional".
Jika transfer ini terwujud, Morita bisa menjadi rekrutan murah yang sangat berharga bagi Aston Villa. Dengan pengalaman dan kemampuannya, ia diharapkan dapat memperkuat lini tengah dan membantu Villa bersaing di level elite Eropa. Keberhasilan Emery dalam mengembangkan pemain seperti McGinn memberikan optimisme bahwa Morita juga bisa mengikuti jejak sukses yang sama.
"Kami sangat senang dengan kemenangan ini, tetapi pekerjaan belum selesai. Kami harus terus membangun dan memperkuat tim untuk menghadapi tantangan yang lebih besar." β Unai Emery (pernyataan hipotetis berdasarkan konteks).
Dengan ambisi yang tinggi, Aston Villa tampaknya siap memanfaatkan momen emas ini untuk merekrut pemain-pemain berkualitas tanpa menguras anggaran. Morita bisa menjadi salah satu kunci untuk membawa Villa ke level yang lebih tinggi, sebagaimana McGinn telah melakukannya selama bertahun-tahun.



