Krisis di Ibrox: Rangers Pertimbangkan Pecat Danny Rohl dan Rekrut Kevin Muscat Setelah Rekor Buruk
Baca dalam 60 detik
- Danny Rohl mencetak rekor buruk dengan 4 kekalahan beruntun, pertama kali bagi manajer Rangers di abad ke-21.
- Rangers gagal meraih trofi musim ini dan merosot ke posisi ketiga di bawah asuhan Rohl.
- Kevin Muscat dipandang sebagai pengganti sempurna karena rekam jejaknya sebagai pemenang trofi liga.

Masa depan Danny Rohl di Rangers FC berada di ujung tanduk setelah kekalahan 2-1 dari Hibernian pada Rabu malam. Hasil ini menjadikan Rohl sebagai manajer pertama Rangers di abad ke-21 yang menelan empat kekalahan beruntun di liga, memicu spekulasi bahwa klub akan beralih ke Kevin Muscat.
Catatan Buruk Danny Rohl:
- Rekor Kelam: Menjadi manajer pertama sejak 1985 yang kalah dalam empat laga liga berturut-turut.
- Tanpa Trofi: Rangers dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar untuk tahun kedua berturut-turut setelah gagal di liga, kompetisi domestik, dan Eropa.
- Posisi Klasemen: Sempat memimpin di atas Celtic, namun performa bencana di akhir musim membuat mereka terlempar ke posisi ketiga.
Kevin Muscat: Kandidat Utama Pengganti
Rangers dilaporkan melirik kembali Kevin Muscat, mantan pemain mereka yang kini melatih di Tiongkok, sebagai solusi jangka panjang.
| Profil & Statistik | Keterangan |
|---|---|
| Gaya Melatih | Dikatakan "mirip dengan Ange Postecoglou" oleh pengamat sepak bola. |
| Prestasi | Mengoleksi 8 trofi (termasuk 5 gelar liga) bersama SH Port, Yokohama F. Marinos, dan Melbourne Victory. |
| Status Saat Ini | Melatih SH Port yang saat ini berada di posisi ke-12 Liga Super Tiongkok. |
"Meskipun Danny Rohl mengaku mendapat dukungan penuh dari dewan klub, empat kekalahan beruntun di liga serta kegagalan total di semua kompetisi membuat perpisahan di Ibrox tampaknya tidak terelakkan," ulas Dan Emery dari Football FanCast.
Manajemen Rangers menghadapi tekanan besar untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu dengan memecat manajer di tengah musim depan. Keputusan untuk bertindak sekarang akan memberikan manajer baru—kemungkinan besar Muscat—waktu penuh di bursa transfer musim panas untuk merombak skuad sesuai filosofi taktiknya, guna memutus dominasi Celtic musim depan.



