Drama di Nu Stadium: Inter Miami Buang Keunggulan 3 Gol, Messi Gemilang Namun Pertahanan Rapuh
Baca dalam 60 detik
- Inter Miami kalah 4-3 dari Orlando City setelah sempat unggul 3-0.
- Lionel Messi mencatatkan 1 gol dan 2 assist, namun lini belakang Miami bermain sangat buruk.
- Inter Miami masih tanpa kemenangan di rumah baru mereka, Nu Stadium, setelah empat pertandingan.

Inter Miami harus menelan pil pahit setelah membuang keunggulan 3-0 dalam kekalahan 4-3 melawan Orlando City SC. Meskipun Lionel Messi tampil dominan dengan satu gol dan dua assist, lini pertahanan The Herons kolaps di babak kedua, memperpanjang tren negatif mereka yang belum pernah menang di stadion baru, Nu Stadium.
Ringkasan Pertandingan:
- Dominasi Awal: Miami memimpin cepat lewat sundulan Ian Fray (menit ke-3) dan gol Telasco Segovia (menit ke-25), keduanya merupakan hasil kreasi Messi.
- Sihir Messi: Messi mencetak gol ketiga melalui tendangan melengkung khas kaki kirinya.
- Kebangkitan Orlando: Martin Ojeda memicu kebangkitan tim tamu, diikuti gol kedua dari titik penalti setelah pelanggaran Maxi Falcon, dan gol kemenangan Tyrese Spicer di masa injury time.
Rating Pemain Inter Miami
Lini serang menunjukkan performa impresif, namun koordinasi pertahanan menjadi titik lemah utama tim asuhan Guillermo Hoyos.
| Pemain | Rating | Catatan Singkat |
|---|---|---|
| Lionel Messi | 8/10 | Bermain bebas, mencetak 1 gol dan 2 assist; pusat serangan tim. |
| Telasco Segovia | 7/10 | Mencetak gol kedua dan memberikan assist untuk gol pembuka. |
| Ian Fray | 6/10 | Mencetak gol sundulan yang apik namun harus ditarik karena cedera. |
| Maxi Falcon | 4/10 | Performa buruk; menyebabkan penalti bagi lawan dan bermain tidak stabil. |
| Micael | 4/10 | Kebingungan dalam penempatan posisi sepanjang pertandingan. |
"Nu Stadium terasa seperti kutukan; Miami belum pernah menang dalam empat percobaan di sana, dan kekalahan ini menjadi yang pertama bagi mereka di venue tersebut," tulis Tom Hindle dalam analisisnya.
Pelatih Guillermo Hoyos mendapat sorotan tajam setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan besar. Pergantian pemain dan strategi pertahanan di babak kedua dianggap tidak mampu membendung kecepatan serangan balik Orlando yang akhirnya mengunci kemenangan melalui gol Spicer yang melewati sela kaki kiper Dayne St. Clair.



