Lolos dari Pinalti Lisensi! Kimi Antonelli Cuma Kena Hukuman Waktu Usai Tabrak Hadjar di Sprint F1 China
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Mercedes Kimi Antonelli dikenakan penalti waktu 10 detik usai terbukti menyenggol mobil Isack Hadjar di lap pertama Sprint Race GP China 2026.
- Meski dinyatakan bersalah oleh FIA atas insiden di Tikungan 6 tersebut Antonelli berhasil lolos tanpa mendapatkan sanksi tambahan berupa poin penalti pada Super Licence miliknya.
- Hukuman penalti waktu itu sempat membuat posisi Antonelli merosot drastis namun ia berhasil bangkit untuk finis di posisi kelima sementara Hadjar harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-15.

Halo, para petrolhead dan penggemar adu mekanik F1! Ada drama seru nih dari ajang Sprint Race Formula 1 Grand Prix China 2026 di Sirkuit Shanghai. Melansir dari RaceFans pada 14 Maret 2026, pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, sukses lolos dari ancaman pengurangan poin penalti pada Super Licence-nya meskipun terbukti bersalah jadi biang kerok insiden tabrakan di lap pembuka.
Buat kalian yang kelewatan live streaming-nya, insiden ini bermula saat Antonelli, yang start gagah di barisan terdepan (front row) bareng rekan setimnya George Russell, mengawali balapan dengan sedikit nge-lag alias lambat. Saat memasuki area Tikungan 6, Antonelli yang berada di sisi dalam lintasan menyenggol mobil Isack Hadjar (Red Bull), bikin pembalap asal Prancis tersebut terdorong melebar keluar track.
Kenapa putusan Stewards FIA kali ini cukup jadi sorotan? Berikut rinciannya:
- Hukuman 10 Detik: Atas manuver agresifnya, Antonelli dijatuhi penalti tambahan waktu 10 detik. Hukuman ini sempat bikin posisinya drop drastis dari front row sampai ke posisi tujuh.
- Aman dari Penalty Points: Menariknya, FIA memutuskan insiden ini sebagai insiden lap pertama biasa yang tidak cukup fatal untuk diganjar poin penalti lisensi. Hal ini jadi napas lega buat Antonelli yang sebelumnya sudah punya rekam jejak tabrakan.
- Hasil Akhir: Meski kena nerf waktu, mesin Mercedes yang overpowered dan skill recovery Antonelli berhasil membawanya finis di posisi ke-5. Sementara George Russell sukses finish P1, dan Hadjar harus rela terdampar di posisi 15.
Keputusan FIA ini tentu memicu perdebatan di kalangan fans dan paddock soal konsistensi regulasi standar mengemudi tahun ini. Tapi terlepas dari dramanya, determinasi Antonelli buat comeback ke posisi lima besar setelah kena penalti 10 detik jelas patut diacungi jempol. Kita tunggu aja aksi balas dendam Hadjar di Main Race besok!
"Dalam balapan dengan regulasi yang semakin ketat, lolos dari poin penalti lisensi sama berharganya dengan mendapatkan buff kecepatan ekstra di lap-lap terakhir."



