Sunderland AFC tengah mencari titik balik. Setelah menelan dua kekalahan beruntun di Liga Premier—termasuk kekalahan tipis 0-1 dari Liverpool di kandang sendiri pada 11 Februari 2026—fokus The Black Cats kini beralih sepenuhnya ke kompetisi tertua di dunia. Laporan dari Yahoo Sports menyoroti bagaimana manajer Regis Le Bris menjadikan laga putaran keempat Piala FA melawan Oxford United pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagai sumber inspirasi untuk memulihkan kepercayaan diri skuadnya yang sedang terguncang.
Piala FA sebagai 'Cerita Baru'
Dalam konferensi pers jelang laga, Le Bris menegaskan bahwa Piala FA menawarkan "cerita yang berbeda" dari tekanan liga. Meskipun Sunderland duduk di posisi ke-11 klasemen sementara Liga Premier, performa mereka belakangan ini dinilai kurang konsisten, terutama di lini serang. Laga tandang ke markas Oxford United (tim peringkat 23 Championship) dipandang sebagai peluang emas untuk mereset mentalitas tim. "Kami harus menunjukkan versi terbaik dari Sunderland," ujar Le Bris, menekankan bahwa kompetisi ini bisa menjadi katalisator kebangkitan moral pemain.
Namun, tantangan tetap ada. Sunderland dipastikan tampil tanpa Bertrand Traoré yang harus absen dua minggu akibat cedera lutut. Sebagai gantinya, rekrutan anyar Nilson Angulo diprediksi akan mendapatkan peran lebih besar untuk memberikan dampak instan. Inspirasi juga datang dari memori historis klub, di mana Piala FA selalu memiliki tempat spesial di hati para pendukung Sunderland sejak kemenangan legendaris tahun 1973.
Ujian Karakter di Kassam Stadium
Laga di Kassam Stadium bukan sekadar formalitas; ini adalah ujian karakter. Oxford United yang baru saja menahan imbang Coventry City akan tampil tanpa beban di hadapan pendukungnya sendiri. Bagi Sunderland, kemenangan bukan hanya soal lolos ke babak kelima, tetapi juga tentang menemukan kembali ritme permainan dan ketajaman yang hilang saat melawan Arsenal dan Liverpool. Jika berhasil, momentum ini diharapkan dapat dibawa kembali ke liga domestik untuk mengamankan posisi di paruh atas klasemen.




