Alex Marquez Sebut Manuver Bezzecchi Salah Hitung di Latihan MotoGP Australia
Baca dalam 60 detik
- Insiden tabrakan antara Alex Marquez dan Marco Bezzecchi terjadi di sesi latihan bebas MotoGP Australia, memicu red flag.
- Marquez menilai Bezzecchi keliru memperhitungkan jarak dan kecepatan saat mencoba menyalip di Tikungan 3.
- Meski demikian, Bezzecchi tetap tampil tercepat, sementara Marquez berjuang dengan kondisi fisiknya.

Insiden kontak fisik antara Alex Marquez dan Marco Bezzecchi mewarnai sesi latihan bebas Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island. Pembalap Gresini itu menuding rider Aprilia tersebut salah mengalkulasi manuver menyalip yang berujung tabrakan pada Tikungan 3, Jumat (18/10/2024).
Kejadian bermula saat Bezzecchi membuntuti Marquez di awal sesi. Keduanya mengambil jalur berbeda menuju Tikungan 3 yang dinamai legenda Australia, Casey Stoner. Bezzecchi sempat melebar, lalu berusaha kembali ke lintasan dan menyalip Marquez. Namun, upayanya gagal karena menghantam bagian belakang motor Ducati milik Marquez.
Akibat benturan itu, Aprilia Bezzecchi kehilangan sebagian besar bodi. Ia pun terjatuh di Tikungan 4 dan kaki kanannya sempat terjepit di bawah motor. Beruntung, Bezzecchi tidak mengalami cedera serius dan mampu kembali ke garasi. Race control terpaksa menghentikan sesi (red flag) untuk membersihkan puing-puing di lintasan.
Dalam sesi wawancara tertulis, Marquez meredakan ketegangan. Ia menegaskan tidak ada yang bisa dilakukannya untuk menghindari insiden. "Saya berada di depan, di jalur normal, dengan ritme normal. Saya pikir niatnya menyalip karena dia lebih cepat, tapi perhitungannya sedikit meleset. Tidak ada yang terjadi, jadi tidak masalah," ujarnya.
Sementara itu, Bezzecchi memberikan perspektif berbeda kepada Sky Italia. Ia mengaku hanya bersenggolan karena Marquez melakukan pengereman di titik yang tidak ia duga. "Hal seperti ini bisa terjadi. Kami sangat dekat; dia mengerem di titik yang tidak saya perkirakan. Saya hanya menyenggolnya, lalu keluar ke rumput dan terjatuh," jelasnya.
Faktor cuaca juga disebut Bezzecchi sebagai penyebab insiden. Phillip Island dikenal dengan angin kencang yang sulit diprediksi. "Anginnya sangat kencang dan saat saya dekat, sulit untuk menghindar. Itu sebabnya saya menyentuh kakinya, tapi tidak ada yang gila. Tidak masalah," tambahnya.
"Saya pikir niatnya menyalip karena dia lebih cepat, tapi perhitungannya sedikit meleset. Tidak ada yang terjadi, jadi tidak masalah." — Alex Marquez
Meski terlibat insiden, Bezzecchi mampu bangkit dan mencatatkan waktu tercepat hari itu. Ia memimpin hasil apik Aprilia dengan posisi 1-2-4-5. Sementara Marquez juga terjatuh di tikungan yang sama saat time attack terakhir. Beruntung, catatan waktunya sebelumnya cukup untuk lolos ke Q2 di posisi keenam.
Marquez mengaku masih terganggu cedera bahu kanan yang dialaminya akibat tabrakan dengan Pedro Acosta (KTM) di GP Catalunya Mei lalu. "Saya memilih tempat terbaik untuk jatuh di Australia—Tikungan 4," kelakarnya. "Bukan crash besar, saya hanya mencoba meningkatkan performa. Di perubahan arah, saya masih sedikit kesakitan secara fisik dan tidak merasa nyaman. Saat mendorong di batas, semua elemen fisik penting, jadi saya membuat kesalahan kecil itu."
Insiden ini menjadi pengingat kerasnya persaingan di MotoGP, terutama di sirkuit cepat seperti Phillip Island. Bagi Marquez, kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya menjadi tantangan tersendiri. Sementara Bezzecchi, meski sempat tersandung, tetap menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Akankah keduanya kembali bersaing ketat di balapan utama? Kita tunggu saja.



