Ben Affleck Ingin Jennifer Garner Jadi Istri di Film Animals, Sang Mantan Menolak
Baca dalam 60 detik
- Ben Affleck mengungkapkan keinginannya untuk memasangkan Jennifer Garner sebagai istrinya di film Animals, tetapi Garner menolak karena tidak ingin membawa beban pribadi ke layar.
- Keputusan Garner mencerminkan batas antara kehidupan pribadi dan profesional, terutama karena karakter dalam film tersebut memiliki pernikahan yang bermasalah.
- Affleck kemudian memilih Kerry Washington, yang membawa dimensi baru dengan latar belakang pernikahan antarras, memicu perubahan dalam pendekatan cerita.

Aktor dan sutradara Ben Affleck mengungkapkan bahwa ia sempat berencana menggandeng mantan istrinya, Jennifer Garner, untuk berperan sebagai pasangan suami-istri di film terbarunya, Animals. Namun, rencana itu urung terwujud setelah Garner menolak tawaran tersebut dengan alasan tidak ingin membawa "beban" hubungan pribadi mereka ke dalam layar lebar.
Film Animals sendiri mengangkat kisah penculikan anak seorang kandidat wali kota Los Angeles. Dalam proyek awal, Affleck telah menggaet sahabatnya, Matt Damon, untuk memerankan politikus tersebut, dan ia berharap Garner dapat mengisi peran istri. Menurut Affleck, bekerja bersama Garner akan memberikan keuntungan tambahan berupa lebih banyak waktu bersama anak-anak merekaโViolet (20), Finn (17), dan Samuel (14)โkarena jadwal syuting yang bisa disinkronkan. "Saya pikir, Jen Garner akan luar biasa untuk peran ini," ujarnya kepada Entertainment Weekly.
Meski demikian, proyek itu sempat tertunda dan ketika dihidupkan kembali, Damon tidak lagi tersedia karena komitmennya pada The Odyssey. Affleck pun memutuskan untuk memerankan sendiri tokoh politikus tersebut. Namun, Garner tetap pada pendiriannya untuk tidak terlibat. "Saya berbicara dengan Jen, dan dia berkata, 'Kita tidak ingin melakukan itu. Kamu hanya akan mendapat beban'," kenang Affleck. Ia menyadari bahwa membawa dinamika pribadi ke layar bisa menjadi bumerang, terutama karena pasangan dalam film tersebut digambarkan memiliki pernikahan yang retak.
Kendati demikian, Affleck tidak menutup pintu untuk bekerja sama dengan Garner di masa depan. Ia memuji mantan istrinya sebagai pribadi yang "menakjubkan" dan mengaku sangat berterima kasih atas hubungan baik mereka saat ini. "Saya akan senang bekerja dengannya. Dia luar biasa, dan kami benar-benar berteman baik. Saya sangat berterima kasih padanya, dan kami memiliki hubungan yang hebat. Saya masih ingin bekerja dengannya di masa depan, tetapi yang tidak ingin Anda lakukan adalah mengambil beban penonton dan membiarkannya merugikan Anda," jelasnya.
Setelah Garner menolak, Affleck mengalihkan peran tersebut kepada Kerry Washington, yang ia kenal selama aksi mogok penulis Hollywood. Menurut Affleck, Washington memiliki kombinasi sikap yang elegan namun hangat, membuatnya yakin aktris itu cocok untuk peran tersebut. "Dia sangat halus, tetapi juga sangat hangat. Saya pikir, 'Ya Tuhan, dia luar biasa untuk ini'," ujarnya.
Keputusan merekrut Washington juga membawa perubahan dalam pendekatan cerita. Affleck tidak ingin mengabaikan fakta bahwa karakter mereka berada dalam pernikahan antarras. Ia ingat pernah mengatakan kepada Washington, "Yang tidak ingin saya lakukan adalah mengabaikannya. Ini film tentang kehidupan nyata dan orang-orang nyata, dan etnisitas kami sama pentingnya dengan cara orang melihat kami seperti hal lainnya." Dari situ, mereka membangun latar belakang cerita yang membuka pintu bagi momen-momen tak terduga dan jujur.
"Saya akan senang bekerja dengannya. Dia luar biasa, dan kami benar-benar berteman baik. Saya sangat berterima kasih padanya, dan kami memiliki hubungan yang hebat."
โ Ben Affleck tentang Jennifer Garner
Bagi industri hiburan Indonesia, kisah ini menjadi cerminan bagaimana batas antara kehidupan pribadi dan profesional sering kali menjadi pertimbangan penting bagi para artis. Keputusan Garner untuk menolak tawaran mantan suaminya menunjukkan bahwa menjaga privasi dan menghindari eksploitasi drama pribadi dapat menjadi pilihan yang bijak, terutama di era media sosial yang serba transparan. Di sisi lain, langkah Affleck yang tetap profesional dan menghormati keputusan tersebut patut diapresiasi.
Ke depan, publik masih menantikan apakah kolaborasi Affleck dan Garner benar-benar akan terwujud dalam proyek yang tepat. Yang jelas, film Animals akan menjadi sorotan, tidak hanya karena ceritanya yang menegangkan tetapi juga karena dinamika di balik layar yang melibatkan mantan pasangan selebritas ini.



