Anne Hathaway Bergabung dengan The End of Oak Street karena Terinspirasi Poltergeist
Baca dalam 60 detik
- Anne Hathaway mengungkap alasan utama menerima peran dalam film survival sci-fi The End of Oak Street, yakni karena naskahnya mengingatkannya pada Poltergeist.
- Sang produser, Hannah Minghella, menyatakan Hathaway adalah aktor pertama yang direkrut, bahkan sebelum proyek terikat dengan Warner Bros.
- Dengan jadwal padat di 2026, Hathaway mengaku antusias dan siap menyapa penonton lewat sederet film besar.

Aktris peraih Oscar, Anne Hathaway, mengungkap bahwa naskah film The End of Oak Street menjadi pemicu utama kesediaannya bergabung dalam proyek tersebut. Dalam sebuah klip yang dibagikan kepada People, ia menyebut bahwa membaca skenario itu langsung mengingatkannya pada Poltergeist, film horor klasik yang ia tonton semasa kecil. "Membacanya, itu mengingatkan saya pada salah satu film favorit saya waktu kecil—yang seharusnya belum saya tonton saat itu, tapi tetap saja hebat—yaitu Poltergeist," ujarnya. Ketika ia menyampaikan referensi tersebut kepada sutradara David Robert Mitchell, responsnya justru mengonfirmasi visi yang sama: "Itu yang saya tuju." Hathaway pun langsung memutuskan untuk terlibat, meski belum tahu arah cerita selanjutnya.
Keputusan Hathaway ternyata bukan hal biasa. Produser Hannah Minghella mengungkapkan bahwa aktris 43 tahun itu adalah orang pertama yang bergabung, jauh sebelum proyek ini menemukan rumah di Warner Bros. "Anne Hathaway adalah orang pertama yang masuk ke proyek ini, bahkan sangat awal, sebelum kami menyiapkan filmnya bersama Warner Bros. Dia datang sangat awal dan melihat visi yang kami semua lihat," kata Minghella. Fakta ini menegaskan posisi Hathaway bukan sekadar pemain pelengkap, melainkan salah satu pilar yang menarik minat studio besar.
The End of Oak Street sendiri mengisahkan sebuah keluarga beranggotakan empat orang di pinggiran Michigan yang hidupnya berubah drastis ketika lingkungan tempat tinggal mereka berpindah ke era prasejarah. Ewan McGregor, yang juga membintangi film ini, menekankan bahwa elemen dinosaurus yang spektakuler tidak akan berarti tanpa fondasi keluarga yang dipercaya penonton. "Sebagai luar biasa dan gilanya aksi dinosaurus, jika tidak ada keluarga yang bisa dipercaya di inti ceritanya, itu tidak akan terlalu penting," ujarnya. Pernyataan ini menyiratkan bahwa film tidak sekadar mengandalkan visual, tetapi juga kedalaman emosi.
Selain itu, Hathaway tengah menikmati jadwal kerjanya yang padat sepanjang 2026. Ia telah membintangi sejumlah film berbudget besar seperti Mother Mary, The Devil Wears Prada 2, The Odyssey, dan The End of Oak Street. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, ia mengaku sempat tidak percaya dengan jadwal tersebut. "Ketika saya menerima jadwal tahun ini dari semua studio film hebat yang bekerja sama dengan saya, saya melihatnya dan berpikir saya sedang dikerjai. Tapi kemudian mereka menunjukkan bahwa tidak, tidak, tidak, semua tanggal rilis itu akan tetap berjalan dan saya hanya berkata asalkan penonton tidak bosan melihat wajah saya—yang tidak akan saya salahkan jika itu terjadi—ayo jalan," tuturnya. Pernyataan ini menggambarkan fleksibilitas dan dedikasi Hathaway terhadap industri hiburan.
Bagi Hathaway, The End of Oak Street memiliki nilai istimewa karena ia bekerja dengan sutradara yang sekaligus penulis naskah. "David Robert Mitchell di kursi sutradara, mengarahkan naskah yang ia tulis sendiri, dan saya belum pernah melihat yang seperti ini jadi saya sangat senang bisa menjadi bagiannya," ujarnya. Antusiasme ini menunjukkan bahwa proyek tersebut bukan sekadar pekerjaan komersial, melainkan juga pencapaian artistik yang ia banggakan.
Di tengah industri film global yang semakin bergantung pada waralaba dan sekuel, keputusan Hathaway untuk mengambil peran dalam proyek orisinal seperti The End of Oak Street bisa dibaca sebagai sinyal bahwa aktor papan atas masih memberi ruang bagi cerita yang belum teruji pasar. Bagi penonton Indonesia, film ini berpotensi menjadi tontonan yang dinanti, terutama karena kombinasi genre sci-fi survival dan drama keluarga yang jarang diangkat. Apakah The End of Oak Street akan mampu menyatukan penggemar aksi dinosaurus dengan pencinta cerita emosional, atau justru tenggelam di antara rilisan besar lainnya? Waktu yang akan menjawab, tetapi kehadiran Hathaway sejak awal telah memberikan bobot pada proyek ini.



