Kane Cetak Gol ke-150, Bayern Selamat dari Kejutan Elversberg
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane mencetak gol penentu kemenangan Bayern Munich atas Elversberg, sekaligus menandai gol ke-150 bagi klub.
- Elversberg, tim promosi yang belum terkalahkan, sempat menyamakan kedudukan lewat mantan pemain muda Bayern, Maurice Krattenmacher.
- Kemenangan ini menjaga Bayern di jalur juara, sementara Elversberg membuktikan kualitasnya di kasta tertinggi.

Bayern Munich harus bekerja keras untuk meraih kemenangan 2-1 atas Elversberg pada laga Bundesliga yang berlangsung sengit, Sabtu (14/9/2025). Gol penentu datang dari Harry Kane pada menit ke-72, yang sekaligus menjadi gol ke-150 striker asal Inggris itu untuk Die Roten di semua kompetisi.
Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di Bundesliga. Elversberg, tim promosi yang mengawali musim dengan dua kemenangan, tampil mengejutkan dan sempat menyamakan kedudukan melalui gol spektakuler Maurice Krattenmacher. Sementara Bayern, yang melakukan rotasi besar-besaran setelah laga Liga Champions melawan Bodรธ/Glimt, tampil dominan namun kurang tajam di depan gawang.
Bayern membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui Lennart Karl, yang memanfaatkan umpan silang rendah Ismael Saibari. Elversberg sempat mencetak gol melalui Cole Campbell sebelum jeda, namun dianulir karena offside setelah tinjauan VAR. Di babak kedua, Krattenmacher, mantan pemain muda Bayern, mencetak gol indah dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan. Kompany merespons dengan memasukkan Jamal Musiala, Luis Dรญaz, Alphonso Davies, dan Joshua Kimmich, yang mencatat penampilan ke-500 untuk klub. Perubahan itu membuahkan hasil ketika Kane menyelesaikan umpan terobosan Aleksandar Pavloviฤ.
Kemenangan ini memperlihatkan bahwa Bayern masih memiliki mental juara, meski harus menghadapi perlawanan ketat dari tim promosi. Di sisi lain, Elversberg membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap. Dengan dua kemenangan awal dan penampilan berani melawan raksasa, mereka berpotensi menjadi kuda hitam yang mengganggu papan atas.
"Kami tahu ini akan sulit, tetapi para pemain menunjukkan karakter. Gol Kane adalah bukti kualitasnya, tetapi saya juga mengapresiasi Elversberg yang bermain tanpa rasa takut," ujar Vincent Kompany dalam konferensi pers usai laga.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi pengingat bahwa Bundesliga selalu menyajikan kejutan. Elversberg, klub kecil dari Saarland, mampu menantang Bayern yang bertabur bintang. Fenomena ini mirip dengan kisah tim promosi di Liga 1 yang kadang merepotkan klub-klub besar. Selain itu, performa Kane yang konsisten di usia 32 tahun bisa menjadi inspirasi bagi striker muda Indonesia untuk terus menjaga ketajaman dan profesionalisme.
Ke depan, Bayern akan menghadapi jadwal padat di Bundesliga dan Liga Champions. Rotasi yang dilakukan Kompany menunjukkan bahwa ia ingin menjaga kebugaran pemain kunci. Sementara Elversberg akan berusaha melanjutkan start impresif mereka. Akankah Bayern terus mendominasi, atau akankah kejutan seperti ini terulang? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: Bundesliga musim ini akan semakin menarik untuk diikuti.



