Duel Everton vs Manchester United: Moyes Diminta Cadangkan Armstrong, Beri Peluang Hackney
Baca dalam 60 detik
- Performa Harrison Armstrong yang kurang meyakinkan saat melawan Bournemouth memicu spekulasi ia akan dicadangkan pada laga kontra Manchester United.
- Hayden Hackney, rekrutan anyar dari Middlesbrough, dinilai siap menggantikan Armstrong berkat penampilan solidnya di laga pembuka melawan Crystal Palace.
- Keputusan Moyes di lini tengah akan menjadi ujian penting bagi kedalaman skuad Everton dalam menghadapi kreator serangan United seperti Bruno Fernandes.

Menjamu Manchester United di Stadion Hill Dickinson, Everton dihadapkan pada dilema lini tengah. Manajer David Moyes diprediksi akan mencoret Harrison Armstrong dari susunan starter setelah penampilannya yang kurang meyakinkan saat ditahan imbang Bournemouth akhir pekan lalu. Sorotan kini mengarah pada Hayden Hackney, gelandang anyar yang diboyong dari Middlesbrough, sebagai kandidat pengganti yang lebih tangguh secara defensif.
Dalam laga melawan Bournemouth, Armstrong yang berusia 19 tahun memang tampil rapi dalam penguasaan bola dengan akurasi umpan mencapai 95%. Namun, di luar penguasaan bola, ia kalah bersaing. Delapan dari dua belas duel yang ia ikuti berakhir dengan kekalahan, dan dua kali ia dilewati lawan. Catatan ini menjadi alarm menjelang kedatangan United yang memiliki kreator serangan seperti Bruno Fernandes dan Youri Tielemans. Everton butuh lini tengah yang kompak dan kuat untuk membatasi ruang gerak para pemain kreatif tersebut.
Di sisi lain, Hackney yang direkrut dengan nilai sekitar 16 juta poundsterling pada awal bursa transfer musim panas lalu, telah menunjukkan kilau di laga pembuka melawan Crystal Palace. Dalam 79 menit bermain, ia tidak pernah dilewati lawan dan memenangkan mayoritas duel darat. Kemampuannya bertahan ini kontras dengan Armstrong yang justru kesulitan dalam dua laga Premier League pertama Everton. Padahal, Hackney juga memiliki kualitas menyerang yang terbukti saat membela Middlesbrough di Championship musim lalu dengan torehan lima gol dan tujuh assist.
Keputusan Moyes untuk memainkan Hackney sejak awal melawan United bukan tanpa risiko. Namun, melihat kebutuhan tim akan keseimbangan antara bertahan dan menyerang, opsi ini dinilai lebih masuk akal ketimbang memaksakan Armstrong yang sedang tidak percaya diri. Apalagi, Ainsley Maitland-Niles yang baru bergabung pada hari terakhir bursa transfer dinilai belum siap tampil penuh.
Sejarah mencatat Everton sukses memoles pemain dari Championship menjadi bintang Premier League. James Garner adalah contoh nyata. Sebelum bergabung secara permanen pada 2022, ia menimba ilmu di Nottingham Forest. Kini, Garner menjadi pilar penting dengan tujuh assist musim lalu dan dua caps bersama Timnas Inggris. Hackney diharapkan bisa mengikuti jejak tersebut. Ia memiliki mobilitas dan fisik yang mumpuni untuk tampil di level tertinggi, tinggal bagaimana ia mampu memadukan kemampuan bertahan dan menyerangnya secara konsisten.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League memanfaatkan bursa transfer untuk memperkuat kedalaman skuad. Keputusan Moyes akan menjadi cerminan strategi adaptasi cepat di tengah padatnya jadwal kompetisi. Apakah Hackney akan menjadi kunci kemenangan Everton atas United, atau justru Armstrong yang membuktikan diri? Laga ini akan menjadi jawabannya.



