Undian Liga Champions Wanita: Arsenal dan Chelsea Hadapi Jalan Terjal, City Bernapas Lega
Baca dalam 60 detik
- Arsenal tergabung dengan Barcelona dan Lyon di fase liga, sementara Chelsea harus bertandang ke markas Lyon.
- Manchester City, juara WSL, justru terhindar dari dua raksasa Eropa dan diunggulkan melaju mulus.
- Jadwal pertandingan baru akan dirilis UEFA pada 5 September, dengan laga perdana dijadwalkan 22-23 September.

Undian fase liga Liga Champions Wanita musim 2025-26 yang digelar di Nyon, Swiss, Jumat (29/8) waktu setempat, langsung menghadirkan sejumlah duel bertabur bintang. Arsenal, yang berstatus juara bertahan, harus berhadapan dengan Barcelona dan Lyon, sementara Chelsea yang musim lalu menjadi runner-up akan melawat ke kandang Lyon. Manchester City, juara Women's Super League (WSL), justru bernasib lebih baik setelah terhindar dari dua raksasa Eropa tersebut.
Dalam undian yang mempertemukan 18 klub yang dibagi ke dalam tiga pot ini, Arsenal dan Chelsea menempati pot satu, sedangkan Manchester City berada di pot tiga. Sistem yang digunakan adalah setiap klub akan menghadapi dua lawan dari masing-masing pot, satu di kandang dan satu di tandang. Artinya, setiap tim akan memainkan enam pertandingan di fase liga, dengan tiga laga kandang dan tiga laga tandang.
Bagi Arsenal, undian ini bisa dibilang yang terberat di antara tiga wakil Inggris. Selain harus menjamu Lyon, tim asuhan Renee Slegers juga akan melawat ke markas Barcelona. Duel melawan Lyon sendiri menjadi ulangan dari dua semifinal terakhir, di mana Lyon selalu mampu menghentikan langkah Arsenal. Namun, ada secercah harapan karena Barcelona sedang dalam masa transisi setelah kehilangan sejumlah pilar seperti Alexia Putellas, Ona Batlle, Mapi Leon, dan Salma Paralluelo pada bursa transfer musim panas ini.
Situasi serupa juga dihadapi Chelsea. Manajer Sonia Bompastor akan kembali ke klub lamanya, Lyon, dalam laga yang sarat emosi. Selain itu, Chelsea juga akan menjamu Paris St-Germain, Roma, dan Austria Wien di London. Bompastor tentu ingin membuktikan bahwa keputusannya hengkang dari Lyon adalah langkah yang tepat dengan membawa Chelsea meraih gelar perdana di kompetisi ini.
Sementara itu, Manchester City yang musim lalu absen dari pentas Eropa, kini bernapas lega. Mereka akan menjamu PSG, Real Madrid, dan Austria Wien, serta bertandang ke markas Bayern Munich, Hacken, dan Inter Milan. Meski tetap ada ujian berat, namun dengan menghindari Lyon dan Barcelona, peluang City untuk melaju ke fase gugur terbuka lebar.
Bagi pecinta sepak bola wanita di Indonesia, undian ini memberikan gambaran tentang semakin kompetitifnya persaingan di level tertinggi Eropa. Kehadiran klub-klub seperti Arsenal, Chelsea, dan Manchester City yang kerap menjadi langganan kompetisi ini menunjukkan bahwa standar permainan terus meningkat. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan sepak bola wanita di dalam negeri, yang perlahan mulai mendapat perhatian lebih, baik dari federasi maupun sponsor.
Menarik untuk dinantikan bagaimana Arsenal mampu menghadapi tekanan sebagai juara bertahan, terutama saat melawan Barcelona yang tengah dalam masa transisi. Mampukah mereka memanfaatkan situasi tersebut? Atau justru Chelsea yang akan tampil mengejutkan di bawah asuhan Sonia Bompastor? Yang jelas, fase liga musim ini akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar sepak bola wanita di seluruh dunia.



