Thailand Utara Siaga Banjir: Hujan Deras Diprediksi Guyur Hingga 7 September
Baca dalam 60 detik
- Badan Meteorologi Thailand mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah utara dan timur laut, berlaku 4-7 September.
- Fenomena palung monsun yang dipadukan angin barat daya diprediksi memicu banjir bandang dan genangan di area rawan.
- Warga serta pelancong diminta memantau informasi resmi dan menghindari rute yang rawan terdampak selama periode kritis ini.

Bangkok, LyndHub โ Badan Meteorologi Thailand (TMD) mengeluarkan peringatan dini pada Rabu (2/9) terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang akan mengguyur wilayah Thailand utara dan timur laut mulai Jumat hingga Senin (4-7/9). Kondisi ini diperkirakan memicu banjir bandang serta aliran permukaan yang deras di sejumlah titik, terutama di daerah lereng dan dataran rendah.
Peringatan yang dirilis dalam Advisory No.1 (181/2026) itu menyebutkan bahwa palung monsun yang membentang di bagian utara dan timur laut Thailand, berinteraksi dengan angin barat daya yang bertiup sedang di atas Laut Andaman dan Teluk Thailand, menjadi pemicu utama meningkatnya curah hujan. Meski demikian, TMD tidak merinci provinsi mana saja yang akan terdampak paling parah, hanya menegaskan bahwa kawasan utara dan timur laut menjadi zona dengan risiko tertinggi.
Dalam imbauannya, TMD meminta warga dan para pelancong untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berada di dekat kaki bukit, aliran sungai, serta lokasi yang cenderung rendah. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari rute yang kerap dilanda banjir dan merencanakan aktivitas harian dengan cermat selama periode peringatan berlangsung. Akumulasi hujan yang tinggi dalam waktu singkat berpotensi menyebabkan genangan yang cepat surut namun tetap berisiko mengganggu mobilitas.
Di sisi lain, Badan Meteorologi juga memantau pergerakan Badai Tropis Saudel yang saat ini berada di Laut China Selatan bagian utara. Badai tersebut diperkirakan mendekati Taiwan pada 5-7 September. Bagi warga Thailand yang berencana bepergian ke Taiwan atau kawasan sekitarnya, TMD mengimbau agar selalu memeriksa prakiraan cuaca terkini sebelum keberangkatan. Informasi cuaca dapat diakses melalui situs resmi TMD atau nomor telepon 0-2399-4012-13 dan 1182 yang beroperasi 24 jam.
Bagi Indonesia, fenomena cuaca ekstrem di kawasan Asia Tenggara ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang kerap memicu bencana hidrometeorologi. Meski pola cuaca di Thailand tidak secara langsung memengaruhi wilayah Indonesia, dinamika atmosfer regional seperti palung monsun dan badai tropis dapat memengaruhi pola angin dan curah hujan di beberapa wilayah, terutama di bagian barat Indonesia. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi pada masa transisi musim.
TMD dijadwalkan merilis pembaruan peringatan berikutnya pada Rabu sore pukul 17.00 waktu setempat. Pertanyaannya, akankah intensitas hujan meningkat atau justru mereda dalam beberapa hari ke depan? Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dan tidak lengah, mengingat perubahan cuaca yang cepat dapat terjadi sewaktu-waktu.



