Everton Siapkan Dana Besar di Hari Terakhir Bursa: Buru Leweling dan Balogun untuk Rombak Lini Serang
Baca dalam 60 detik
- Everton menggelontorkan dana segar di deadline day untuk mendatangkan Folarin Balogun dari Monaco senilai ยฃ45 juta.
- Klub Merseyside itu juga mengincar winger Stuttgart, Jamie Leweling, dengan banderol โฌ50 juta sebagai pengganti Iliman Ndiaye.
- Kedatangan Grealish dan Leweling diproyeksikan menjadi kunci sukses Balogun di lini depan Everton musim depan.

Everton memasuki hari terakhir bursa transfer musim panas 2026 dengan agresivitas tinggi. Klub asal Merseyside itu dikabarkan telah menyepakati paket senilai ยฃ45 juta untuk memboyong penyerang AS Monaco, Folarin Balogun, dan tengah mengincar winger Stuttgart, Jamie Leweling, sebagai bagian dari renovasi total lini serang. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa David Moyes tidak ingin mengulang kesalahan musim lalu, ketika produktivitas gol menjadi momok sepanjang kompetisi.
Keputusan Everton untuk bergerak cepat di penghujung bursa tidak lepas dari rencana pelepasan sejumlah pemain. Iliman Ndiaye, Nathan Patterson, dan Tim Ireogbunam dikabarkan hampir pasti hengkang sebelum tenggat pukul 23.00 waktu setempat. Dana hasil penjualan tersebut akan langsung diputar kembali untuk memperkuat skuad utama, sebuah strategi yang dinilai berani namun berisiko mengingat waktu yang tersisa sangat sempit.
Balogun, yang musim lalu mencetak 13 gol di Ligue 1, diharapkan menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Everton. Musim lalu, Beto dan Thierno Barry yang diandalkan Moyes hanya mampu tampil di bawah ekspektasi. Dengan kepergian Beto, Balogun akan langsung menjadi ujung tombak utama. Kehadirannya juga menambah dimensi baru setelah ia mencetak tiga gol untuk Amerika Serikat di Piala Dunia musim panas ini.
Selain Balogun, Everton juga bergerak untuk mendatangkan Jamie Leweling dari Stuttgart. Jurnalis Jerman, Florian Plettenberg, melaporkan bahwa Everton telah mengajukan tawaran konkret untuk pemain berusia 25 tahun itu. Namun, persaingan ketat datang dari AS Roma yang juga menginginkan tanda tangannya. Stuttgart membanderol Leweling dengan harga โฌ50 juta atau sekitar ยฃ42 juta, angka yang dinilai sepadan dengan kontribusinya musim lalu.
Leweling mencatatkan 16 gol dan assist sepanjang musim 2025/26, lebih baik dibandingkan Jack Grealish yang hanya menjadi pelengkap di Manchester City. Akurasi tembakan ke gawangnya mencapai 37 persen, lebih tinggi dari Grealish. Selain itu, ia juga unggul dalam menciptakan peluang emas per 90 menit dan tingkat keberhasilan dribel. Statistik ini menjadikannya kandidat ideal untuk menggantikan peran Ndiaye di sisi sayap.
Konteks ini menarik untuk dicermati dari perspektif Indonesia. Bursa transfer Eropa kerap menjadi barometer bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan liga top. Jika Everton sukses mendatangkan Leweling, daya saing Premier League musim depan akan semakin ketat, dan hal ini berpotensi meningkatkan kualitas tontonan yang dinikmati jutaan penonton di Indonesia melalui siaran langsung.
Keputusan Everton untuk meminjam Grealish untuk kedua kalinya juga menjadi sorotan. Pemain berusia 30 tahun itu mengalami cedera pergelangan kaki pada Januari lalu dan absen hingga akhir musim. Meski diharapkan bisa bangkit, persaingan dengan Leweling bisa membuatnya lebih sering duduk di bangku cadangan. Namun, kedalaman skuad yang lebih baik justru bisa memberi Moyes fleksibilitas taktik yang lebih besar.
Jika semua rencana ini terealisasi, Everton akan memiliki lini serang yang jauh lebih tajam dibanding musim lalu. Kombinasi Balogun sebagai penyerang tengah, dengan dukungan Leweling dan Grealish di sisi sayap, bisa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Pertanyaannya, akankah Moyes mampu meramu mereka menjadi satu kesatuan yang solid dalam waktu singkat? Atau justru ini akan menjadi perombakan yang terlalu ambisius di tengah keterbatasan waktu?



