Mudryk Menuju Spurs, Sanchez ke Como: Chelsea Bongkar Skuad di Bursa Januari
Baca dalam 60 detik
- Chelsea menyetujui transfer Mykhailo Mudryk ke Tottenham serta Tosin Adarabioyo, sementara kiper Robert Sanchez dipinjamkan ke Como.
- Kepindahan Mudryk mempertemukannya kembali dengan Roberto de Zerbi, pelatih yang membesarkan namanya di Shakhtar Donetsk.
- Langkah ini menandai perombakan besar di lini belakang dan kiper The Blues, dengan Emiliano Martinez datang sebagai pengganti Sanchez.

Chelsea tengah berada dalam pusaran aktivitas transfer yang intens. Klub London Barat itu dikabarkan telah menerima tawaran dari Tottenham Hotspur untuk winger Mykhailo Mudryk dan bek Tosin Adarabioyo, serta proposal dari klub Italia Como untuk kiper Robert Sanchez. Ketiganya diprediksi akan segera meninggalkan Stamford Bridge, menunggu kesepakatan personal, dengan Spurs yang sangat ingin memboyong Mudryk untuk bersatu kembali dengan mantan manajernya, Roberto de Zerbi.
Mudryk, yang berusia 25 tahun, belum tampil dalam pertandingan kompetitif sejak November 2024 akibat skorsing yang berkaitan dengan temuan zat terlarang meldonium. Namun, ia telah dinyatakan bebas bermain sejak Juli lalu. Sebelum bergabung dengan Chelsea dengan biaya awal 61 juta poundsterling (sekitar Rp1,2 triliun) pada Januari 2023, Mudryk pernah bermain di bawah arahan De Zerbi di Shakhtar Donetsk. Kini, ia berpotensi kembali ke pangkuan pelatih asal Italia tersebut di Tottenham.
Selain Mudryk, Spurs juga akan mengamankan jasa Adarabioyo secara permanen. Bek berusia 28 tahun itu direkrut untuk menggantikan Kevin Danso yang dikabarkan akan bergabung dengan Sunderland dengan status pinjaman awal. Sementara itu, Como yang sebelumnya telah merekrut bek Trevoh Chalobah dari Chelsea dengan nilai 31 juta poundsterling, kini sepakat meminjam Sanchez selama satu musim penuh.
Keputusan melepas Sanchez tak lepas dari dua kesalahan yang ia lakukan pada laga pembuka Premier League melawan Fulham, yang berujung pada dua gol bagi lawan. Chelsea pun telah bergerak cepat dengan mendatangkan kiper asal Argentina, Emiliano Martinez, dari Aston Villa dengan nilai transfer 7,5 juta poundsterling. Langkah ini menunjukkan keseriusan The Blues dalam memperkuat sektor penjaga gawang mereka.
Di tengah hiruk-pikuk transfer ini, masa depan Enzo Fernandez masih menjadi tanda tanya. Gelandang asal Argentina itu dikabarkan diminati Manchester City, namun belum ada tawaran resmi yang diajukan. Kepergian Fernandez hanya akan terjadi jika Chelsea berhasil memperkuat skuad dan menerima biaya yang substansial, mengingat mereka sebelumnya mematok nilai sekitar 120 juta poundsterling.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika bursa transfer Eropa yang bisa berdampak pada performa tim-tim besar. Kepindahan Mudryk ke Tottenham, misalnya, bisa mengubah keseimbangan kekuatan di papan atas Premier League. Sementara itu, keputusan Chelsea untuk melepas sejumlah pemain menunjukkan strategi peremajaan skuad yang agresif di bawah arahan manajemen baru.
โKami melihat adanya kebutuhan untuk menyegarkan kembali skuad dan memberikan kesempatan bagi pemain-pemain muda. Keputusan ini diambil demi kepentingan jangka panjang klub,โ ujar seorang sumber internal Chelsea yang enggan disebutkan namanya.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Chelsea akan berhenti di sini atau akan ada lebih banyak pemain yang hengkang. Dengan bursa transfer yang masih berlangsung, publik menanti langkah selanjutnya dari The Blues. Akankah Enzo Fernandez benar-benar pindah ke Manchester City? Atau akankah ada kejutan lain yang menanti? Yang jelas, bursa transfer musim dingin ini menjadi ajang pembuktian bagi Chelsea untuk kembali bersaing di papan atas.



