Dini Hari di New York: Kenin Taklukkan Venus Williams di Laga Pembuka US Open
Baca dalam 60 detik
- Sofia Kenin mengalahkan Venus Williams 6-2, 7-6(6) dalam laga yang dimulai pukul 00:13 waktu setempat, menjadi start terlambat dalam sejarah putri US Open.
- Pertandingan berlangsung setelah Djokovic kalah lima set dari Navone, dan penonton setia bertahan demi melihat aksi legenda berusia 46 tahun itu.
- Kemenangan ini membawa Kenin melaju ke babak kedua untuk menghadapi unggulan utama Amerika, Jessica Pegula.

New York, 31 Agustus 2026 โ Dini hari yang panjang di Flushing Meadows berakhir dengan kemenangan Sofia Kenin atas Venus Williams, 6-2, 7-6(6), dalam laga yang baru dimulai pukul 00:13 waktu setempat. Ini menjadi start paling larut dalam sejarah putri US Open, menggeser rekor sebelumnya yang bertahan lebih dari satu dekade.
Pertandingan di Arthur Ashe Stadium ini tertunda karena laga lima set Novak Djokovic melawan Mariano Navone yang berlarut hingga tengah malam. Meski demikian, ribuan penonton memilih bertahan, berharap menyaksikan penampilan terakhir Venus Williams di turnamen Grand Slam. Williams, yang mendapat wild card, tampil untuk ke-96 kalinya di babak utama Grand Slam sepanjang kariernyaโsebuah rekor yang menggarisbawahi konsistensinya di panggung tenis dunia.
Kenin, yang pernah menjadi juara Australian Open 2020, langsung mengambil inisiatif dengan mematahkan servis lawan di game pembuka. Ia melaju cepat dengan keunggulan 3-0, meski kedua pemain sama-sama kesulitan menemukan ritme, ditandai dengan total sembilan double fault di set pertama. Williams sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 setelah berhasil mematahkan servis Kenin, namun ia kembali kehilangan servisnya dan Kenin menutup set pertama dengan meyakinkan.
Pada set kedua, Kenin kembali unggul 3-1 setelah memenangkan tiga game beruntun. Williams, yang pernah meraih tujuh gelar Grand Slam, menunjukkan kilatan permainan terbaiknya, tetapi servis keduanya yang rapuh menjadi titik lemah. Kenin menyelamatkan empat break point untuk menyamakan kedudukan 5-5, membuat Williams frustrasi dan berteriak kesal setelah melakukan kesalahan sendiri. Meski Williams berhasil memaksa tiebreak, ia gagal memanfaatkan tujuh set point yang ia miliki. Kenin, dengan kegigihan luar biasa, akhirnya menutup kemenangan di tiebreak 7-6(6).
Bagi penggemar tenis Indonesia, laga ini menjadi pengingat bahwa ketahanan fisik dan mental adalah kunci di level tertinggi. Kenin, yang sempat kehilangan performa terbaiknya beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing dengan generasi baru. Sementara itu, Venus Williams yang berusia 46 tahun membuktikan bahwa usia hanyalah angkaโia tetap kompetitif melawan pemain yang jauh lebih muda. Ini menjadi pelajaran berharga bagi atlet muda Indonesia yang bercita-cita menembus panggung Grand Slam.
Kemenangan ini membawa Kenin melaju ke babak kedua, di mana ia akan menghadapi Jessica Pegula, petenis putri nomor satu Amerika. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Kenin, mengingat Pegula sedang dalam performa impresif. Namun, dengan pengalaman dan ketenangan yang ia tunjukkan di laga dini hari tadi, Kenin berpeluang memberikan kejutan. Akankah ia mampu mengulang kesuksesan Australian Open 2020? Pertanyaan itu akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.



