Spider-Man: Brand New Day Tembus US$2,3 Miliar, Kokoh di Puncak Box Office Amerika
Baca dalam 60 detik
- Film garapan Sony ini mengumpulkan pendapatan kumulatif lebih dari US$2,3 miliar secara global, dengan pasar domestik menyumbang US$891,5 juta.
- Keberhasilan ini menegaskan daya tarik waralaba superhero yang mampu bertahan di tengah persaingan ketat dari film epik The Odyssey besutan Christopher Nolan.
- Kesuksesan tersebut berpotensi mendorong industri perfilman Indonesia untuk lebih berani menggarap film bergenre superhero dengan skala produksi besar.

Spider-Man: Brand New Day, film superhero garapan Sony Pictures, sukses mempertahankan posisi puncak box office Amerika Utara selama lima pekan beruntun. Hingga akhir pekan lalu, film yang dibintangi Tom Holland dan Zendaya ini telah mengumpulkan pendapatan kumulatif US$891,5 juta di Amerika Serikat dan Kanada, plus US$1,44 miliar dari pasar internasional. Total pendapatan globalnya kini menembus angka US$2,3 miliar, menjadikannya salah satu film terlaris tahun ini.
Pada pekan kelima penayangannya, Brand New Day masih mampu meraup US$22 juta, meskipun angka tersebut lebih rendah dibanding pekan-pekan sebelumnya karena dimulainya tahun ajaran baru di Amerika. Ketahanan film ini di puncak box office menunjukkan daya tariknya yang luar biasa, terutama saat harus bersaing dengan film epik The Odyssey besutan Christopher Nolan yang sebelumnya sempat menduduki posisi pertama selama dua pekan.
Film yang disutradarai Destin Daniel Cretton ini mengisahkan Peter Parker yang berjuang menghadapi perubahan kekuatannya dan hidup dalam isolasi setelah identitasnya dihapus. Kisah yang lebih personal dan emosional ini tampaknya berhasil menarik penonton, tidak hanya di Amerika tetapi juga di pasar internasional. Analis industri perfilman, David A Gross, dalam buletinnya menilai bahwa meskipun angka box office-nya tergolong moderat, sambutan penonton sangat positif. Ia memperkirakan film ini akan meraup keuntungan tambahan dari penjualan hak siar dan platform streaming, terutama untuk segmen penonton keluarga.
Di posisi kedua, film animasi-live action Coyote vs ACME dari Warner Bros mencatat debut yang solid dengan pendapatan US$15,5 juta. Film yang dibintangi John Cena, Will Forte, dan Lana Condor ini mengangkat kisah klasik Wile E. Coyote dan Road Runner dengan sentuhan satir tentang industri hiburan anak-anak. Sementara itu, The Odyssey yang diadaptasi dari puisi epik Homer harus puas di posisi ketiga dengan tambahan US$14,3 juta pada pekan ketujuh penayangannya. Film ini telah mengumpulkan total US$564 juta di dalam negeri dan hampir US$1 miliar dari pasar internasional.
Posisi keempat ditempati film horor Insidious: Out Of The Further yang meraup US$10,1 juta pada pekan kedua penayangannya. Film keenam dari waralaba horor ini dibintangi Amelia Eve dan Brandon Perea, mengisahkan seorang wanita muda yang mampu memanggil roh ke dunia nyata namun justru dihantui oleh kemampuan tersebut. Sementara itu, posisi kelima diisi oleh film drama pasca-apokaliptik The Dog Stars arahan Ridley Scott, yang diadaptasi dari novel karya Peter Heller. Film yang dibintangi Jacob Elordi dan Josh Brolin ini baru memulai debutnya di box office.
Kesuksesan Spider-Man: Brand New Day memberikan pelajaran berharga bagi industri perfilman Indonesia. Film superhero dengan narasi yang kuat dan produksi berkualitas terbukti mampu bertahan lama di bioskop dan mendulang pendapatan fantastis. Bagi sineas Tanah Air, fenomena ini bisa menjadi inspirasi untuk menggarap film bergenre serupa dengan standar produksi yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah perfilman global. Pertanyaannya, akankah industri film nasional berani mengambil langkah besar tersebut?



