Real Madrid Pesta Gol ke Gawang Malaga, Sempurna di Tiga Laga Awal LaLiga
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid menundukkan Malaga 4-0 di Bernabeu, mempertahankan rekor 100% kemenangan di LaLiga musim ini.
- Tiga gol tercipta sebelum turun minum, dengan aksi solo Jude Bellingham dan voli Kylian Mbappe menjadi sorotan.
- Kemenangan ini mempertegas dominasi Madrid di papan atas, unggul dua poin dari Atletico Madrid dan Alaves.

Real Madrid kembali menunjukkan tajinya di pentas LaLiga. Bertandang ke kandang sendiri, Santiago Bernabeu, pada Minggu (30/8) malam WIB, Los Blancos melumat pendatang baru Malaga dengan skor telak 4-0. Hasil ini memastikan start sempurna Madrid di tiga laga awal musim, mengoleksi sembilan poin penuh.
Kemenangan ini tak hanya memperpanjang tren positif, tetapi juga menegaskan kedalaman skuad asuhan Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu melakukan lima perubahan dari susunan pemain saat mengalahkan Espanyol dan Real Sociedad. Marc Cucurella, misalnya, mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama untuk pertama kalinya bersama klub.
Jalannya pertandingan sebenarnya tidak langsung didominasi Madrid. Malaga sempat memberikan perlawanan, bahkan nyaris mencetak gol lebih dulu melalui sepakan Joaquin Munoz dari luar kotak penalti pada menit ke-15. Namun, ketangguhan Thibaut Courtois di bawah mistar menggagalkan peluang tersebut. Perlawanan tim tamu akhirnya runtuh setelah Jude Bellingham membuka keran gol pada menit ke-19.
Bellingham, yang tampil impresif, menjadi bintang dengan aksi solonya yang memukau. Ia menerima bola liar di tepi kotak penalti, melewati tiga pemain bertahan Malaga, lalu melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dijangkau kiper Alfonso Herrero. Gol ini menjadi pembuka pesta Madrid.
Hanya berselang tujuh menit, Madrid menggandakan keunggulan. Berawal dari sepakan Mbappe yang ditepis Herrero, Bellingham menyundul bola pantul ke arah gawang. Dalam kekacauan yang terjadi antara Herrero dan rekannya, bola justru masuk ke gawang sendiri. Meski sempat diragukan, wasit tetap mengesahkannya sebagai gol bunuh diri sang kiper.
Madrid semakin di atas angin pada menit ke-30. Umpan silang Trent Alexander-Arnold disambut voli sempurna oleh Kylian Mbappe dari tengah kotak penalti. Gol ini menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Madrid sedikit mengendurkan tempo. Bellingham nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-55, namun sepakannya masih membentur tiang gawang. Pertandingan sempat berjalan monoton hingga akhirnya Arda Guler yang baru masuk mampu menuntaskan serangan balik cepat pada masa injury time. Guler, yang menerima umpan dari Vinicius Jr, dengan tenang menceploskan bola ke gawang Malaga.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Madrid menjelang laga-laga berat. Akhir pekan ini mereka akan bertandang ke markas Real Betis di Sevilla, sebelum melakoni laga perdana Liga Champions melawan Inter Milan di Bernabeu. Kedalaman skuad yang ditunjukkan Mourinho menjadi sinyal positif bagi ambisi Madrid musim ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dominasi Real Madrid di LaLiga selalu menarik untuk diikuti, terutama dengan kehadiran pemain-pemain bintang yang kerap menjadi idola. Performa impresif Bellingham dan Mbappe tentu menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan. Pertanyaannya, akankah konsistensi ini mampu mereka jaga hingga akhir musim?



