Simeone Siap Sambut Alvarez, Barcelona Terus Ditolak Atletico
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Atletico Madrid menegaskan komitmennya untuk mengembalikan performa Julian Alvarez setelah striker tersebut absen latihan dan tidak dibawa ke Sevilla.
- Klub ibu kota Spanyol secara tegas menolak tawaran Barcelona, meninggalkan Arsenal sebagai satu-satunya pelabuhan potensial bagi pemain Argentina itu.
- Situasi ini menambah ketegangan bursa transfer Eropa, dengan Atletico menghadapi laga krusial tanpa dua penyerang andalannya.

Diego Simeone buka suara di tengah gejolak bursa transfer yang melanda skuadnya. Pelatih asal Argentina itu menegaskan akan melakukan segala cara untuk membuat Julian Alvarez kembali merasa penting di Atletico Madrid, meski sang pemain tengah dilanda ketidakpastian terkait masa depannya. Pernyataan ini muncul setelah Atletico secara resmi menolak pendekatan Barcelona, dan Arsenal disebut-sebut menjadi satu-satunya tujuan potensial bagi penyerang berusia 26 tahun tersebut.
Alvarez, yang musim lalu tampil impresif dengan 20 gol dari 49 penampilan di semua kompetisi, dikabarkan tidak akan ikut dalam laga La Liga melawan Sevilla akhir pekan ini. Simeone mengonfirmasi bahwa pemainnya sedang tidak dalam kondisi prima dan telah melewatkan sesi latihan ketiga berturut-turut pada Jumat. "Sejak dia kembali berlatih, saya akan melakukan segalanya untuk membuatnya merasa penting," ujar Simeone dalam konferensi pers, seperti dikutip media Spanyol.
Ketegangan antara Atletico dan Barcelona semakin memanas setelah klub mengeluarkan dua pernyataan resmi dalam kurun 24 jam. Mereka menegaskan tidak akan melepas Alvarez ke Camp Nou, sebuah sikap yang disebut Simeone sebagai keputusan yang "tegas dan jelas". Namun, pelatih berusia 54 tahun itu juga mengakui bahwa ia memahami mengapa pertanyaan seputar Alvarez mendominasi pemberitaan, meski ia memilih untuk tetap fokus pada aspek olahraga.
Absennya Alvarez dan Alexander Sorloth yang cedera membuat Atletico kehilangan dua senjata utama di lini depan. Simeone tak menampik bahwa kehilangan Sorloth sangat terasa, namun ia menekankan bahwa situasi Alvarez memiliki dampak yang jauh lebih besar. "Tim akan mencoba mencari solusi secara kolektif untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Kami sedang bekerja pada kesadaran itu," katanya.
Di tengah hiruk-pikuk transfer, Simeone menolak anggapan bahwa ketidakpastian ini akan mengganggu konsentrasi skuadnya. "Jujur, tidak. Anak-anak bekerja sangat baik, terutama para pemain Piala Dunia. Tim bermain bagus melawan Malaga dan Villarreal, dan kami fokus untuk tampil baik melawan Sevilla," tegasnya. Sevilla sendiri datang dengan modal dua kemenangan beruntun, sehingga laga ini diprediksi berjalan ketat.
Sementara itu, bek anyar Cristian Romero yang direkrut dari Tottenham dengan nilai transfer 40 juta euro (sekitar Rp 700 miliar) akan ikut serta ke Sevilla. Namun, Simeone mengingatkan bahwa Romero butuh waktu untuk mencapai performa terbaiknya. "Kami tidak akan mempercepat waktu untuk terburu-buru, sehingga dia merasa berada dalam posisi untuk tampil sebagaimana mestinya," ujarnya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga Alvarez ini menjadi pengingat betapa dinamisnya bursa transfer Eropa. Keputusan Atletico yang menolak Barcelona menunjukkan bahwa klub-klub besar tidak segan mempertahankan aset berharga mereka, meski ada tekanan dari pemain maupun klub peminat. Hal ini juga menyoroti pentingnya manajemen skuat yang matang, terutama ketika menghadapi jadwal padat di liga domestik dan Eropa.
Pertanyaannya kini: akankah Alvarez bertahan di Atletico hingga jendela transfer ditutup, atau justru memaksa hengkang ke Arsenal? Sikap Simeone yang terbuka untuk membantu pemainnya bisa menjadi sinyal bahwa pintu rekonsiliasi masih terbuka. Namun, dengan dua pernyataan resmi yang menolak Barcelona, tampaknya jalan menuju Camp Nou sudah tertutup rapat. Yang jelas, keputusan ini akan berdampak besar pada keseimbangan kekuatan di La Liga musim ini.



