Bayern Munich Hancurkan Stuttgart 5-1: Kimmich dan Saibari Jadi Arsitek Kemenangan Pembuka
Baca dalam 60 detik
- Kimmich dan Saibari masing-masing mencatat dua assist saat Bayern Munich menundukkan VfB Stuttgart 5-1 pada laga perdana Bundesliga 2026/27.
- Kemenangan telak ini menegaskan kedalaman skuad Bayern, dengan Olise, Pavloviฤ, dan Dรญaz turut menyumbang gol di Allianz Arena.
- Pelatih Vincent Kompany mengingatkan bahwa tiga poin awal belum menentukan apa pun, namun ancaman Bayern bagi para pesaing gelar sudah terlihat nyata.

Bayern Munich langsung memberikan sinyal kuat dalam perburuan gelar Bundesliga musim 2026/27 dengan menghancurkan VfB Stuttgart 5-1 pada laga perdana, Jumat malam (pekan pertama). Kemenangan ini menjadi pembuka yang sempurna sekaligus pernyataan ambisi bagi tim asuhan Vincent Kompany, yang tampil dominan di hadapan publik Allianz Arena.
Laga yang merupakan ulangan final DFB Pokal musim lalu itu berjalan sengit di babak pertama. Stuttgart sempat menyamakan kedudukan lewat Josha Vagnoman, namun keunggulan kelas Bayern akhirnya berbicara. Dua assist dari Joshua Kimmich dan dua assist dari pemain anyar Ismael Saibari menjadi kunci kemenangan telak ini. Kimmich memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui umpan corner yang menemui kepala Dayot Upamecano, kemudian kembali memberikan assist untuk gol Michael Olise pada menit menjelang jam pertama. Saibari, yang masuk sebagai pemain pengganti, langsung mencuri perhatian dengan mempersembahkan dua assist untuk gol Aleksandar Pavloviฤ dan Luis Dรญaz di penghujung laga.
Kemenangan ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang kedalaman skuad yang dimiliki Bayern. Ketika bintang utama seperti Harry Kane belum menemukan sasaran, pemain lain seperti Olise, Kimmich, dan Saibari siap tampil sebagai pembeda. Kimmich, yang juga kapten timnas Jerman, mengakui pertandingan melawan Stuttgart selalu berjalan ketat. "Melawan Stuttgart selalu ketat untuk waktu yang lama. Sangat intens, tapi kami akhirnya menemukan ruang," ujarnya usai laga. Sementara itu, kiper veteran Manuel Neuer mencatat penampilan ke-600 bersama Bayern dalam laga ini, sebuah pencapaian yang menegaskan konsistensinya di usia 40 tahun.
Bagi para pengamat, kemenangan ini menjadi jawaban atas kritik setelah penampilan kurang meyakinkan di Piala Super Franz Beckenbauer melawan Borussia Dortmund pekan lalu. Kompany menegaskan bahwa timnya tidak menunjukkan karat sedikit pun. "Ini bukan hanya tentang bagaimana kami memulai," kata pelatih asal Belgia itu. "Kami akan mencoba melanjutkan apa yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Ini baru satu pertandingan dan tiga poin. Kami semua mulai dari nol. Kami belum memenangkan apa pun." Pernyataan ini menunjukkan kewaspadaan Kompany meski timnya tampil impresif.
Dari perspektif Indonesia, laga ini menarik untuk disimak karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa seperti Bayern Munich terus berinvestasi pada pemain muda dan rotasi skuad yang efektif. Bagi para penggemar sepak bola di tanah air, performa Saibari, yang baru bergabung, menjadi bukti bahwa pemain anyar bisa langsung beradaptasi dan memberikan dampak signifikan. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia dalam mengelola rekrutan baru agar cepat berintegrasi dengan tim.
Kemenangan telak ini tentu menjadi peringatan bagi para pesaing Bayern di Bundesliga. Dengan skuad yang dalam dan kualitas individu yang merata, Bayern kembali difavoritkan untuk mempertahankan gelar. Namun, Kompany dengan bijak mengingatkan bahwa musim masih panjang. Pertanyaannya, akankah Bayern mampu menjaga konsistensi ini sepanjang musim, atau justru akan ada kejutan dari tim-tim lain seperti Dortmund atau Leverkusen? Semua akan terjawab seiring berjalannya kompetisi.



