Bayern Munich Hancurkan Stuttgart 5-1 di Laga Pembuka Bundesliga, Olise Jadi Bintang
Baca dalam 60 detik
- Bayern Munich memulai perebutan gelar juara Bundesliga dengan kemenangan telak 5-1 atas VfB Stuttgart di Allianz Arena.
- Michael Olise tampil impresif dengan satu gol dan dua assist, memimpin peringkat fantasi Bundesliga dengan 325 poin.
- Kemenangan ini menegaskan dominasi Bayern di kandang dan memberi sinyal kuat bagi pesaing di musim 2025/26.

Bayern Munich memulai musim Bundesliga 2025/26 dengan cara yang sempurna setelah melumat VfB Stuttgart 5-1 di Allianz Arena, Jumat dini hari WIB. Kemenangan telak ini langsung menempatkan juara bertahan sebagai kandidat terkuat, dengan Dayot Upamecano, Michael Olise, Aleksandar Pavlović, dan Luis Díaz berbagi gol, plus satu gol bunuh diri lawan.
Sejak menit awal, Stuttgart sebenarnya mencoba memberikan kejutan. Umpan silang Ramon Hendriks sempat membahayakan gawang Manuel Neuer, namun sundulan Grischa Prömel masih membentur mistar. Namun, Bayern perlahan mengambil kendali permainan. Pada menit ke-21, sundulan Upamecano memanfaatkan tendangan pojok Joshua Kimmich membuka keunggulan. Kiper Stuttgart, Fabian Bredlow, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan, termasuk menghalau peluang emas Luis Díaz, sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Stuttgart sempat menyamakan kedudukan lewat Josha Vagnoman pada menit ke-52. Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Michael Olise, yang tampil luar biasa, mengembalikan keunggulan Bayern setelah menerima umpan Kimmich. Tiga menit kemudian, Vagnoman menjadi pahlawan kesialan dengan mencetak gol bunuh diri dari umpan silang Alphonso Davies. Di sisa waktu, Bayern terus menekan. Ismael Saibari, debutan pengganti, menjadi kreator dua gol tambahan: umpan untuk Pavlović pada menit ke-82 dan assist untuk Díaz di masa injury time.
Penampilan Olise menjadi sorotan utama. Selain golnya, pemain sayap asal Prancis itu juga membentur tiang gawang lewat tendangan bebas di babak pertama dan mencetak gol yang dianulir karena offside. Menurut data Bundesliga, ia menjadi pemain dengan poin fantasi tertinggi di Bayern, mengungguli Upamecano (299) dan Pavlović (284). Performa ini menegaskan peran krusialnya di lini serang Bayern musim ini.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kemenangan ini menegaskan bahwa Bayern tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan di kandang. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah konsistensi ini bisa dipertahankan sepanjang musim, terutama dengan persaingan ketat dari Bayer Leverkusen dan Borussia Dortmund. Dengan gaya bermain ofensif yang ditunjukkan, Bayern tampaknya siap memberikan perlawanan sengit di puncak klasemen.
Ke depan, laga melawan Stuttgart menjadi tolok ukur awal. Jika performa seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Bayern akan kembali mendominasi Bundesliga. Namun, seperti kata pepatah, musim masih panjang. Mampukah tim asuhan Vincent Kompany menjaga ritme ini dan menjawab tantangan tim-tim lain yang juga tampil impresif di awal musim?



