Duel Sengit Ingebrigtsen vs Kerr Kembali Tersaji di Ultimate Championship: Ajang Pembuktian di Budapest
Baca dalam 60 detik
- Jakob Ingebrigtsen dan Josh Kerr akan bertemu lagi di nomor 1.500 meter pada ajang perdana Ultimate Championship, 11-13 September di Budapest.
- Kerr, yang baru memecahkan rekor dunia mil, menantang superioritas Ingebrigtsen yang unggul dalam rekor pertemuan langsung.
- Kehadiran Cole Hocker dan Isaac Nader diprediksi membuat persaingan semakin ketat, sekaligus menjadi tolak ukur regenerasi pelari menengah dunia.

Jakob Ingebrigtsen, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, dan Josh Kerr, rival beratnya asal Inggris, dipastikan kembali beradu cepat di nomor 1.500 meter pada ajang perdana Ultimate Championship yang digelar World Athletics di Budapest, 11-13 September mendatang. Kedua pelari mendapat undangan khusus untuk ambil bagian dalam turnamen yang menjanjikan format baru dan hadiah besar ini.
Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi keduanya sejak Diamond League Zurich 2024. Secara head-to-head, Ingebrigtsen unggul telak atas Kerr, namun Kerr bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Ia berhasil merebut emas di Kejuaraan Dunia 2023, mengungguli Ingebrigtsen yang harus puas dengan perak. Sementara di Olimpiade Paris 2024, Kerr meraih perak di belakang Cole Hocker, dan Ingebrigtsen hanya finis keempat.
Ketegangan di antara keduanya sudah berlangsung lama. Ingebrigtsen pernah menyebut Kerr sebagai "hanya orang berikutnya" dan bahkan mengklaim bisa mengalahkannya dengan mata tertutup. Kerr pun tak tinggal diam, ia kerap menyoroti kelemahan pelari Norwegia itu. Perseteruan ini kian memanas setelah Ingebrigtsen mengkritik Kerr yang absen di Kejuaraan Eropa, menyebut olahraga ini "rusak" karena banyak atlet yang melewatkan kompetisi besar.
Kerr sendiri punya alasan kuat untuk absen. Ia baru saja memecahkan rekor dunia mil di London Diamond League pada Juli lalu, lalu meraih emas di Commonwealth Games di Glasgow. Manajemen beban kerja menjadi prioritasnya. "Saya membuat pilihan musim ini yang menimbulkan banyak suara, tapi saya selalu ingin membuktikan diri di balapan terbesar, melawan yang terbaik di dunia," ujar Kerr dalam pernyataannya.
Ultimate Championship ini bukan sekadar ajang adu gengsi. Formatnya yang baru, dengan hadiah uang yang besar, diharapkan mampu menarik minat atlet-atlet top untuk tampil konsisten. Selain Ingebrigtsen dan Kerr, nomor 1.500 meter juga akan dihuni Cole Hocker dari Amerika Serikat dan Isaac Nader dari Portugal, yang merupakan juara dunia. Persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Bagi penggemar atletik Indonesia, duel ini layak dinantikan. Meski tak ada wakil Indonesia di nomor ini, persaingan Ingebrigtsen dan Kerr memberikan gambaran tentang standar tertinggi lari jarak menengah dunia. Ini juga menjadi momentum bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk belajar dari konsistensi dan mentalitas juara kedua atlet tersebut.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Kerr mampu mempertahankan performa pasca-rekor dunianya, atau justru Ingebrigtsen yang akan membalas kekalahan di Kejuaraan Dunia 2023. Satu hal yang pasti, Budapest akan menjadi saksi pertarungan sengit yang mungkin akan menentukan arah persaingan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.



