Rassie Erasmus Turunkan Pollard, Feinberg-Mngomezulu ke Bangku Cadangan untuk Balas Dendam Lawan All Blacks
Baca dalam 60 detik
- Kekalahan 16-33 dari Selandia Baru memaksa pelatih Afrika Selatan, Rassie Erasmus, melakukan perombakan besar dengan menurunkan Handre Pollard sebagai fly-half.
- Sacha Feinberg-Mngomezulu, yang kehilangan bola lima kali, harus puas duduk di bangku cadangan pada laga kedua di Cape Town.
- Richie Mo'unga berpeluang kembali memperkuat All Blacks setelah tiga tahun bermain di Jepang, menambah tensi rivalitas klasik rugby dunia.

Pelatih Afrika Selatan, Rassie Erasmus, mengambil keputusan berani dengan mencoret Sacha Feinberg-Mngomezulu dari posisi fly-half setelah performa buruknya pada laga pembuka seri melawan Selandia Baru. Pemain muda itu harus rela duduk di bangku cadangan saat Springboks berusaha membalas kekalahan 16-33 di Johannesburg, Sabtu lalu, dalam pertandingan kedua yang akan berlangsung di Cape Town.
Keputusan ini tak lepas dari penampilan inkonsisten Feinberg-Mngomezulu yang kehilangan penguasaan bola hingga lima kali dan kerap menjadi sasaran taktik stripping ala All Blacks. Strategi itu diakui Erasmus sempat mengejutkan timnya. Sebagai gantinya, pelatih berusia 52 tahun itu memanggil kembali Handre Pollard, fly-half berpengalaman yang dua kali membawa Afrika Selatan juara Piala Dunia, untuk mengisi nomor punggung 10.
Selain Pollard, Erasmus juga melakukan sejumlah perubahan lain. Cedera yang menimpa Cheslin Kolbe dan Grant Williams membuka jalan bagi Ethan Hooker dan Cobus Reinach untuk tampil sebagai starter di posisi sayap dan scrum-half. Sementara itu, kapten Siya Kolisi yang pulih dari cedera hamstring kemungkinan besar kembali mengisi lini belakang, dengan Paul de Villiers disiapkan sebagai cadangan jika Kolisi belum fit.
Kabar menarik lainnya datang dari Deon Fourie, pemain berusia 39 tahun yang menjadi pahlawan saat final Piala Dunia 2023. Ia masuk dalam daftar pemain pengganti dan berpeluang mendapatkan caps pertamanya sejak momen bersejarah itu. Erasmus menegaskan bahwa timnya telah menciptakan banyak peluang pada laga pertama, tetapi kesalahan di momen krusial menjadi biang keladi kekalahan. "Kami akan bekerja keras pekan ini untuk memastikan ketajaman kami, karena jika saja peluang itu dimanfaatkan, hasilnya bisa berbeda," ujarnya.
Di kubu lawan, Selandia Baru tengah mempertimbangkan untuk memainkan Richie Mo'unga sejak menit awal. Pemain berusia 32 tahun itu telah absen dari tim nasional selama tiga tahun karena membela klub Jepang, Toshiba Brave Lupus. Namun, kepindahannya ke Canterbury dan Crusaders, ditambah cedera Billy Proctor, membuka peluang kembalinya ia ke skuad utama. Mo'unga dijadwalkan tampil sebagai starter pada laga melawan Lions, tim provinsi Johannesburg, Selasa mendatang.
Mo'unga mengaku motivasinya untuk kembali ke tim nasional muncul setelah menonton pertandingan Six Nations di sebuah karaoke di Jepang tahun lalu. "Saya kompetitif, saya ingin menjadi yang terbaik. Saya tahu ada prosesnya, dan saat ini prosesnya terlihat berbeda karena harus menyiapkan orang lain [Ruben Love] untuk menjadi yang terbaik," katanya. Ia menambahkan bahwa dirinya siap membantu siapa pun yang mendapat kepercayaan menjadi fly-half utama.
Bagi penggemar rugby di Indonesia, rivalitas Afrika Selatan vs Selandia Baru selalu menarik disimak karena keduanya adalah raksasa dunia dengan gaya bermain kontras. Meski Indonesia bukan bagian dari kompetisi rugby elit, pertandingan ini kerap menjadi tontonan yang memacu adrenalin, terutama dengan hadirnya pemain-pemain bintang seperti Pollard dan Mo'unga. Momentum kembalinya Mo'unga juga bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan rugby di Asia, termasuk Indonesia yang tengah berusaha meningkatkan prestasi di level regional.
Dengan skor sementara 1-0 untuk All Blacks, laga kedua di Cape Town akan menjadi ujian mental bagi Springboks. Pertanyaan besarnya: mampukah Pollard membawa Afrika Selatan bangkit, atau justru Mo'unga yang akan mencuri perhatian dan memastikan keunggulan 2-0 bagi tim tamu? Jawabannya akan menentukan arah seri yang masih menyisakan dua pertandingan lagi.



