Roma Kian Dekat dengan Oosterwolde, Chelsea Tolak Tawaran Awal untuk Gittens
Baca dalam 60 detik
- Roma dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Fenerbahce untuk mendatangkan bek serba bisa Jayden Oosterwolde dengan skema pinjaman plus opsi pembelian.
- Langkah Roma untuk memperkuat lini serang menemui hambatan setelah Chelsea menolak tawaran awal untuk Jamie Gittens, yang bernilai pinjaman โฌ3 juta dengan opsi beli โฌ40 juta.
- Jika transfer Oosterwolde tuntas, Roma akan memiliki tambahan amunisi di lini pertahanan, sementara upaya mendatangkan Gittens masih membutuhkan negosiasi lebih lanjut.

AS Roma bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Klub ibu kota Italia itu dikabarkan hampir pasti mengamankan jasa bek serba bisa milik Fenerbahce, Jayden Oosterwolde, di tengah upaya mereka yang masih berlanjut untuk menambah daya gedor lini depan. Namun, langkah untuk memboyong pemain sayap Chelsea, Jamie Gittens, justru menemui tembok penolakan dari klub Premier League tersebut.
Menurut laporan Sky Sport Italia yang dikutip jurnalis kenamaan Gianluca Di Marzio, Roma dan Fenerbahce akan kembali duduk semeja dalam waktu dekat. Putaran negosiasi terbaru dijadwalkan berlangsung hari ini, dengan optimisme tinggi dari kubu Giallorossi bahwa kesepakatan akan tercapai. Rencananya, bek berusia 25 tahun asal Belanda itu akan tiba dengan status pinjaman, disertai opsi pembelian yang berubah menjadi kewajiban apabila sejumlah syarat terpenuhi. Kabar ini juga diamini oleh jurnalis Matteo Moretto, yang menegaskan bahwa kedua klub sudah berada di ambang titik temu.
Kehadiran Oosterwolde akan memberi Roma fleksibilitas taktis yang berharga. Pemain yang bisa beroperasi sebagai bek tengah maupun bek sayap ini diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan yang musim lalu kerap tampil inkonsisten. Bagi Fenerbahce, melepas Oosterwolde tentu bukan keputusan mudah, tetapi tawaran pinjaman dengan kewajiban membeli di akhir musim dinilai cukup menarik secara finansial.
Di sisi lain, ambisi Roma untuk menambah amunisi di lini serang belum berbuah manis. Setelah resmi menggaet Rodrigo Mora, klub asal ibu kota itu masih mengincar satu nama lagi untuk memperdalam opsi ofensif. Jamie Gittens, pemain sayap muda berbakat milik Chelsea, menjadi target utama. Namun, tawaran perdana Roma yang berupa pinjaman senilai โฌ3 juta dengan opsi pembelian โฌ40 juta langsung ditolak mentah-mentah oleh The Blues. Penolakan ini menegaskan bahwa Chelsea menilai Gittens sebagai aset berharga yang tidak akan dilepas dengan harga murah.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kegigihan Roma dalam mengejar Gittens menunjukkan keseriusan mereka untuk bersaing di papan atas Serie A dan Eropa. Namun, dengan penolakan Chelsea, Roma harus segera memutar otak. Apakah mereka akan meningkatkan nilai tawaran, atau beralih ke target lain yang lebih realistis? Keputusan ini akan sangat menentukan bentuk skuad Roma untuk musim 2026-27.
Dari perspektif Indonesia, kabar ini menarik untuk disimak mengingat semakin banyaknya pemain Belanda yang merumput di liga-liga top Eropa. Meski tidak ada kaitan langsung dengan sepak bola nasional, dinamika bursa transfer seperti ini kerap menjadi bahan diskusi hangat di kalangan penggemar. Selain itu, performa klub-klub Italia di kompetisi Eropa selalu mempengaruhi persepsi publik terhadap kualitas Serie A, yang juga diikuti dengan antusiasme penonton di tanah air.
Langkah Roma selanjutnya akan menjadi sorotan. Jika mereka mampu mengamankan Oosterwolde dan menemukan solusi untuk lini serang, skuad asuhan pelatih anyar itu bisa menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Namun, jika negosiasi Gittens gagal, mampukah Roma mencari alternatif yang setara? Pertanyaan ini akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan, seiring berjalannya bursa transfer.



