Allegri Pede De Bruyne Adaptif di Napoli, Badiashile Masih Misteri
Baca dalam 60 detik
- Pelatih baru Napoli, Massimiliano Allegri, menilai Kevin De Bruyne mampu beradaptasi di berbagai posisi, meski baru bergabung sepuluh hari.
- Transfer pinjaman Benoรฎt Badiashile dari Chelsea belum tuntas, pemain Prancis itu bahkan belum sempat berlatih bersama skuad.
- Allegri menyebut Inter tetap favorit juara Serie A musim ini, namun persaingan diprediksi ketat dengan delapan tim kandidat gelar.

Massimiliano Allegri, arsitek anyar Napoli, tak ragu menempatkan Kevin De Bruyne sebagai pemain serba bisa di lini tengah. Jelang laga perdana Serie A 2026-27 melawan Genoa, Sabtu (29/8) waktu setempat, Allegri justru lebih waspada pada kondisi fisik bek incaran, Benoรฎt Badiashile, yang belum tercatat sebagai pemain resmi.
Dalam jumpa pers Jumat (28/8), Allegri mengakui De Bruyne baru bergabung dengan latihan penuh setelah jeda Piala Dunia. Namun, kualitas pemain asal Belgia itu langsung terlihat. "Saya tidak menyangka dia sudah sebaik ini setelah sepuluh hari. Pemain besar bisa bermain di mana saja; mereka tahu cara menempatkan diri dan menemukan posisi terbaik," ujarnya, dikutip TuttoNapoli. De Bruyne sendiri tengah menjalani musim keduanya di Stadio Diego Armando Maradona.
Di sisi lain, Napoli baru mengamankan satu rekrutan resmi, yakni Costantino Favasuli dari Catanzaro. Adapun Badiashile, bek Chelsea yang menjalani tes medis kemarin, masih dalam proses administrasi. "Dia ada di sini, tapi tidak berlatih. Saya butuh waktu seminggu untuk menilainya," kata Allegri. Kondisi ini membuat lini belakang Napoli masih menjadi tanda tanya jelang lawatan ke markas Genoa yang ditangani Daniele De Rossi.
Allegri, yang mewarisi skuad racikan Antonio Conte, menilai timnya sudah solid. "Saya mewarisi tim yang siap, dengan karakteristik pemain yang saling melengkapi. Kami bisa memainkan berbagai formasi, bahkan saat pertandingan berlangsung," tuturnya. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa musim ini akan berjalan ketat. "Inter adalah juara bertahan, jadi secara logis mereka favorit. Tapi ada tujuh tim lain yang bisa bersaing: Napoli, Juventus, Milan, Como, Roma, Fiorentina, dan Atalanta."
Kembalinya Lorenzo Lucca dan Noa Lang dari masa pinjaman enam bulan turut memperkaya opsi serangan. Allegri menilai duet lini depan Hojlund-Lucca punya potensi besar. "Lucca adalah investasi besar klub. Dia masih muda, mencetak dua gol di laga uji coba, dan bisa terus berkembang. Lang punya karakter berbeda, dia winger dengan kualitas teknis mumpuni," jelasnya. Namun, ia menekankan pentingnya konsistensi dan kerja keras di setiap sesi latihan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika transfer dan persaingan Serie A selalu menarik untuk diikuti, terutama dengan banyaknya pemain yang tampil di liga top Eropa. Kehadiran Allegri, yang dikenal pragmatis, bisa menjadi pembeda bagi Napoli dalam perburuan Scudetto. Namun, tanpa kepastian Badiashile, kedalaman skuad tetap menjadi pekerjaan rumah.
Pertanyaan besarnya: akankah Allegri mampu mengulang kesuksesan seperti saat menangani Juventus, atau justru tersendat di tengah gempuran tim-tim besar lain? Jawabannya mulai terlihat akhir pekan ini, saat Napoli menguji kesiapan mereka di Luigi Ferraris.



